Nakhoda KM Virgo Jadi Tersangka, Polisi Dalami Pihak Lain

Kanama
Kamis, 1 Oktober 2026 07:52:15

KANALSUMATERA.com - Jakarta – Penanganan hukum kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa memasuki tahap baru. Direktorat Polisi Perairan Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolair Korpolairud) Baharkam Polri menetapkan nakhoda kapal, Arief Yunianto, sebagai tersangka.

Setelah penetapan tersebut, Arief langsung menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Kalimantan Selatan.

Kasubdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Kukuh Prabowo, mengatakan penanganan perkara telah dilimpahkan kepada pihaknya setelah sebelumnya ditangani Polda Kalimantan Selatan.

Baca: Hunian Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, Rieke Minta Bukti Fisik Diamankan

"Perkara sudah dilimpahkan ke Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri. Saat ini sudah kita tangani dan saat ini kita sementara sudah menetapkan tersangka nakhodanya dan sudah dilakukan penahanan," kata Kukuh kepada wartawan, Rabu (30/09/2026).

Polisi Masih Dalami Pihak yang Bertanggung Jawab

Baca: Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan Ikon Jakarta Dipadamkan

Kukuh mengatakan proses penyidikan belum selesai. Penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah terdapat pihak lain yang dapat dimintai pertanggungjawaban dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8.

"Pemeriksaan sementara masih berlanjut untuk mencari para pihak yang bisa dimintai pertanggungjawabannya," jelas Kukuh.

Polisi belum membeberkan secara rinci konstruksi perkara maupun pasal yang dikenakan terhadap nakhoda. Penjelasan lebih lengkap akan disampaikan setelah rangkaian pemeriksaan dan penyidikan rampung.

Baca: Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi PNS

"Untuk release resmi nanti menunggu hasil pemeriksaan seluruhnya selesai," tuturnya.

Penanganan Perkara Diambil Alih Mabes Polri

Baca: Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Rusia Dorong Penguatan Kemitraan Strategis

Sebelumnya, Mabes Polri mengambil alih penanganan perkara kecelakaan KM Virgo Transport 8 dari Polda Kalimantan Selatan.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa sejak awal kejadian, penanganan dilakukan secara terpadu bersama Basarnas, TNI dan sejumlah pemangku kepentingan.

"Sejak awal kejadian, Polri bersama Basarnas, TNI, dan stakeholder terkait telah melakukan langkah-langkah mitigasi dan penanganan secara terpadu, baik dalam mendukung operasi SAR, evakuasi dan pelayanan kepada korban maupun keluarga korban, maupun dalam proses penyelidikan dan penyidikan," kata Isir melalui keterangan tertulis, Senin (28/09/2026).

Baca: DPR Tetapkan Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI Periode 2026-2031

"Untuk proses perkaranya, saat ini telah dilimpahkan ke Mabes Polri melalui Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan," lanjutnya.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/09/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.

Baca: 833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Beri Ganti Rugi

Kapal diketahui membawa 243 orang berdasarkan manifes. Peristiwa tersebut kemudian memicu operasi pencarian dan evakuasi yang melibatkan berbagai unsur.

Selain proses hukum, investigasi teknis terkait kecelakaan KM Virgo juga dilakukan. KNKT sebelumnya menyatakan sejumlah aspek turut didalami, termasuk kondisi cuaca, muatan kapal, stabilitas kapal, serta sistem tanggap darurat. (SM)



Terkait
Mendagri Akan Bedah APBD Daerah yang Klaim Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Mendagri Akan Bedah APBD Daerah yang Klaim Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Dugaan Kebocoran Informasi OTT Langkat dan Kuansing, KP
Masalah BPJS Bersumber dari Belum Solidnya DTSEN: Komis
Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Ev
Lainnya
Dan Driscoll Mundur dari Sekretaris Angkatan Darat AS di Tengah Konflik dengan Hegseth
Dan Driscoll Mundur dari Sekretaris Angkatan Darat AS di Tengah Konflik dengan Hegseth
Polda Metro Sebut Jakarta Tetap Aman, Aktivitas Warga B
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini
Berpotensi Tingkatkan PAD, Adam Syafaat Minta Lemprov R
Pendidikan
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind