MUI: Kerja Keras 10 Bulan Dihancurkan Kegiatan Kerumunan

Mawardi Tombang
Senin, 23 November 2020 13:30:54
Wakil Sekretaris Jenderal MUI Nadjamuddin Ramly. Foto: Istimewa

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyesalkan terjadinya kerumunan yang memperbesar risiko penularan Covid-19. “Kita sangat menyesalkan, kerja keras sepuluh bulan dihancurkan oleh kegiatan-kegiatan kerumunan dalam satu pekan terakhir,” kata Wakil Sekretaris Jenderal MUI Nadjamuddin Ramly dalam keterangan tertulisnya, Senin, 23 November 2020.

Ramly meminta Satgas Penanganan Covid-19 untuk mengedepankan aksi penyelamatan jiwa manusia. Ia menyebutkan contohnya yang dilakukan umat Islam, seperti salah Jumat di masjid bisa dilakukan di rumah. Kemudian wajib merapatkan shaf saat salat berjamaah bisa diatur menjadi berjarak.


"Dalihnya pun jelas, baik dalil naqli maupun dalil aqli. Baik yang bersumber dari Al-Quran dan hadits maupun pemikiran ulama," ucapnya.

Menurut Ramly, tak kurang dari 12 fatwa sudah dikeluarkan MUI terkait situasi pandemi. Antara lain, tata cara salat bagi tenaga kesehatan yang melakukan perawatan pasien Covid-19. Selanjutnya, fatwa mengenai pemulasaraan jenazah Covid-19, lalu salat Idul Fitri dan salat Idul Adha di rumah masing-masing.

Baca: Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi: IMYF 2026 Perkuat Solidaritas Pemuda Muslim Dunia


Keprihatinan serupa juga disampaikan Ketua Satgas Covid-19 PBNU Makky Zamzami. Ia berharap kejadian kerumunan tak terulang lagi. Bahkan, ia menilai sebaiknya pemangku kepentingan dalam penanganan Covid-19 melakukan langkah kebijakan antisipasi terhadap musim libur akhir tahun 2020.

Sekretaris Satgas Covid-19 PP Muhammadiyah Arif Nur Kholis melaporkan, dari 82 rumah sakit Muhammadiyah yang tersebar, saat ini telah merawat 17 ribu pasien Covid-19. Angka penambahan korban corona terus betambah dari hari ke hari.

Arif menilai, poin penting adalah perubahan perilaku. Grafik perubahan perilaku menuju masyarakat yang disiplin menerapkan protokol kesehatan pada kenyataannya naik-turun. Untuk itu perlu terus digencarkan kampanye perubahan perilaku melalui berbagai tema.

Namun, Arif menyesalkan perilaku elite yang ada kalanya justru menurunkan persepsi masyarakat terhadap tingkat kepatuhan menjalankan protokol kesehatan. Dampaknya pun sangat serius terhadap indeks persepsi masyarakat. “Kesan yang timbul di masyarakat bisa sangat keliru. Menduga kalau situasi sudah aman,” tutur Arif.

Baca: Anggaran MBG Dipangkas Rp 67, Ini Sektor yang Terdampak: Penerima Manfaat Tidak Terdampak

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengajak segenap aparat, petugas, relawan, dan berbagai elemen masyarakat lain mempertahankan semangat memerangi Covid-19.

Doni berharap, pengetahuan masyarakat tentang Covid-19 terus ditingkatkan. Masyarakat perlu diberi pemahaman bagaimana cara Covid-19 menulari dan proses transmisinya.

“Edukasi dan sosialisasi terus kita lakukan tanpa henti, termasuk upaya mencegah terjadinya kerumunan. Ingat, Covid-19 ini adalah musuh kita bersama. Bagi yang mengatakan covid-19 bukan ancaman, bisa jadi ia merupakan bagian dari musuh yang harus kita perangi," jelas Doni.

Baca: Stok Beras Aman, Firman Soebagyo Ingatkan Potensi Anomali Cuaca Ganggu Distribusi jelang Ramadhan

Sumber: tempo.co

Terkait
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum Terasa oleh  Masyarakat di Daerah
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum Terasa oleh  Masyarakat di Daerah
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Ak
Stok Beras Melimpah, Masyarakat bisa Beli Beras SPHP 5
Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan
Lainnya
Usai Raker, PWI Kampar Promosikan Objek Wisata Danau Rusa
Usai Raker, PWI Kampar Promosikan Objek Wisata Danau Rusa
DPR Minta Pemerintah Mengoptimalisasi Sektor UMKM Selam
Muslim di China Dipaksa Makan Babi dan Minum Alkohol
Hadapi Tottenham, Solskjaer Harap-harap Cemas Tunggu Po
Daerah
Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal di Pelalawan
Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal di Pelalawan
Kafilah Kabupaten Kampar Ikuti Training Center Jelang M
Wabup Kampar Hadiri Khitan Massal dan Donor Darah Milad
Hukum
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Pendidikan
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 014 Batu Belah 2026
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 014 Batu Belah 2026
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi I
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar