Pemerintah Godok Aturan Baru demi Selamatkan Media di Tengah Gelombang PHK

Mawardi Tombang
Senin, 16 Juni 2025 21:39:06

JAKARTA, KANALSUMATERA.COM — Menghadapi gelombang PHK yang melanda industri media, pemerintah tengah menyiapkan langkah untuk menjaga keseimbangan antara media konvensional dan media digital.

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital, Ismail, menyatakan pemerintah tengah merancang kebijakan untuk menciptakan level playing field yang adil antara media konvensional dan media digital.

Baca: Ketua MPR Ahmad Muzani: MBG Bukan Sekadar Makanan, tapi Investasi Generasi Emas 2045

“Saat ini kami tengah menyiapkan peraturan yang dapat menjaga ekosistem media lebih seimbang dan adil, sehingga media konvensional juga dapat terus hidup di tengah disrupsi teknologi,” ujar Ismail, Senin (16/6/2025).

Selain revisi peraturan, pemerintah juga tengah mencari solusi konstruktif untuk melindungi para jurnalis yang terancam PHK. Kementerian Komunikasi dan Digital tengah bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan mengenai upaya menjaga nasib para pekerja media.

“Kami mencari solusi yang manusiawi dan konstruktif, sehingga gelombang PHK dapat ditekan dan para jurnalis tetap mendapatkan kepastian kerja,” tambah Ismail.

Baca: Monica Subastia Resmi Pimpin Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030

Ismail juga mengimbau perusahaan media untuk tetap menaati peraturan ketenagakerjaan yang tengah diberlakukan.

Sementara itu, transformasi teknologi memang turut menggeser cara masyarakat mencari informasi. Generasi muda lebih memilih media digital, sehingga televisi dan media konvensional tengah bergelut menjaga eksistensinya.

Baca: Hendry Munief Paparkan Urgensi Regulasi Khusus untuk Daerah Kepulauan Indonesia

Meski demikian, media konvensional tetap penting untuk menjaga kualitas dan kebenaran informasi di tengah banjir konten yang tak selalu terverifikasi.

“Generasi muda lebih sering mencari informasi di media digital, tapi media konvensional tetap penting untuk menjaga mutu dan kebenaran informasi yang diberikan masyarakat. Media konvensional menjaga standar jurnalistik dan prinsip verifikasi yang lebih matang dan dapat dipercaya,” tegas Ismail.



Terkait
Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainkan Instrumen Kedaulatan Negara
Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainkan Instrumen Kedaulatan Negara
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Pulihkan Pangan Nasional, Petani di Daerah Bencana Suma
Stok Beras Melimpah, Masyarakat bisa Beli Beras SPHP 5
Lainnya
BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG, Ini Alasan dan Batas Waktu Konsumsinya
BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG, Ini Alasan dan Batas Waktu Konsumsinya
Pemkab Rohil Gelar Pisah Sambut Dandim 0321 Rohil
Pencairan Awal Anggaran Pilkada Serentak 2020 di Bintan
Pembangunan Masjid Nurul Hafsah, Camat Abdimas: Masjid
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I