Pemilu 2024, Jokowi Larang TNI-Polri Terlibat Politik Praktis
KANALSUMATERA.com - Menjelang penyelenggaraan Pemilu 2024 Jokowi mengingatkan anggota TNI dan Polri tak boleh terlibat dalam politik praktis.
Peringatan itu disampaikan Jokowi di depan para petinggi TNI dan Polri dalam rapat pimpinan TNI dan Polri di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/2).
Ia menginginkan TNI dan Polri fokus menjaga stabilitas politik selama pemilu. Ia tak mau aparat keamanan dan pertahanan justru ikut dalam kegiatan politik.
"Yang paling penting menjaga kondusivitas tahun politik dan tidak terlibat politik praktis," kata Jokowi.
Ia ingin kepolisian dan militer satu visi dalam menjaga negara. Oleh karenanya, ia mengumpulkan para pimpinan TNI dan Polri dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri di Jakarta.
Baca: Komisi V DPR Dorong Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 Capai 20 Persen
Jokowi percaya kedua lembaga sudah paham dan siap menjalankan tugas masing-masing. Dia tak memberikan arahan khusus mengenai tahun politik, hanya menekankan soal hindari politik praktis
Sebelumnya, Jokowi menyampaikan pesan serupa dalam Rapat Koordinasi Nasional di Sentul International Convention Center, Selasa (17/1). Rapat itu dihadiri pimpinan TNI, Polri, kejaksaan, badan intelijen, dan kepala daerah.
Ia juga berpesan agar TNI dan Polri memetakan potensi kerawanan saat pemilu. Jokowi pun memerintahkan aparat untuk turun ke lapangan menjaga kondusivitas.
"Tahun ini sudah masuk tahun politik, harus miliki sensitivitas, harus turun ke lapangan sehingga kejadian kecil bisa segera diredakan. Saya titip betul masalah ini," ucap Jokowi pada acara tersebut.*
