Pemilu 2024, Jokowi Larang TNI-Polri Terlibat Politik Praktis

Mawardi Tombang
Rabu, 8 Februari 2023 14:36:04
presiden jokowi.

KANALSUMATERA.com - Menjelang penyelenggaraan Pemilu 2024 Jokowi mengingatkan anggota TNI dan Polri tak boleh terlibat dalam politik praktis.

Peringatan itu disampaikan Jokowi di depan para petinggi TNI dan Polri dalam rapat pimpinan TNI dan Polri di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/2).

Ia menginginkan TNI dan Polri fokus menjaga stabilitas politik selama pemilu. Ia tak mau aparat keamanan dan pertahanan justru ikut dalam kegiatan politik.

"Yang paling penting menjaga kondusivitas tahun politik dan tidak terlibat politik praktis," kata Jokowi.

Ia ingin kepolisian dan militer satu visi dalam menjaga negara. Oleh karenanya, ia mengumpulkan para pimpinan TNI dan Polri dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri di Jakarta.

Baca: Polemik Desil Memanas, Kemensos dan BPS Buka Data Bersama CELIOS

Jokowi percaya kedua lembaga sudah paham dan siap menjalankan tugas masing-masing. Dia tak memberikan arahan khusus mengenai tahun politik, hanya menekankan soal hindari politik praktis

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan pesan serupa dalam Rapat Koordinasi Nasional di Sentul International Convention Center, Selasa (17/1). Rapat itu dihadiri pimpinan TNI, Polri, kejaksaan, badan intelijen, dan kepala daerah.

Ia juga berpesan agar TNI dan Polri memetakan potensi kerawanan saat pemilu. Jokowi pun memerintahkan aparat untuk turun ke lapangan menjaga kondusivitas.

"Tahun ini sudah masuk tahun politik, harus miliki sensitivitas, harus turun ke lapangan sehingga kejadian kecil bisa segera diredakan. Saya titip betul masalah ini," ucap Jokowi pada acara tersebut.*



Terkait
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4 Miliar, Jokowi Terancam Digugat
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4 Miliar, Jokowi Terancam Digugat
Putusan MK Dinilai Belum Jawab Nasib Guru Honorer, PPPK
Gangguan Besar, Sebagian Pulau Sumatera Mati Lampu: Ber
Tol Trans Sumatera Belum Selesai, Bapak ini Munculkan W
Lainnya
Penyelundup 119 Kg Sabu di Berakit Bintan Diupah Rp 50 Juta
Penyelundup 119 Kg Sabu di Berakit Bintan Diupah Rp 50 Juta
Gempa Magnitudo 5 Goyang Donggala Sulteng
LDK dan IMM Riau Lakukan Dakwah Komunitas, Makan Bersam
Syarwan Hamid: Apa Jasa Jokowi Untuk Riau Sehingga LAM
Pendidikan
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Prabowo Bentuk Tim Khusus Pendidikan Gratis, Pratikno P
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-AS
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hukum
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Tiga Hakim MK Soroti Verifikasi Syarat Pendidikan Gibra
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas
Politik
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Surv
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I