Pendukung Jokowi Dikritik atas Dugaan Ujaran Rasisme terhadap Natalius Pigai

Mawardi Tombang
Senin, 25 Januari 2021 12:28:19

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Ambroncius Nababan, yang diduga merupakan relawan pendukung Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dikritik atas ujaran rasisme terhadap mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) asal Papua, Natalius Pigai. Ujaran rasisme itu termuat dalam unggahan akun Facebook yang diduga milik Ambroncius.

Dalam tangkapan layar yang beredar di media sosial, diduga Ambroncius mengunggah foto Natalius Pigai dan menyandingkannya dengan foto gorila. Di unggahan lainnya, dia mengomentari pemberitaan yang berisi pernyataan Natalius bahwa rakyat berhak menolak vaksinasi Covid-19.

"Mohon maaf yg sebesar-besar nya. Vaksin sinovac itu dibuat utk MANUSIA bukan utk GORILLA apalagi KADAL GURUN. Karena menurut UU Gorilla dan kadal gurun tidak perlu di vaksin. Faham?" Begitu teks yang tertulis dalam unggahan tertanggal 12 Januari itu.

Warganet pun ramai mengkritik dugaan tindakan rasisme tersebut. Ada pula yang mengunggah gambar Ambroncius berfoto dengan Presiden Jokowi mengenakan kemeja kotak-kotak merah.


Di header akun Facebook yang diduga miliknya, Ambroncius memajang foto bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir. Dalam foto bersama Erick, ia memakai kemeja beremblem "Projo Relawan Pro Jokowi-Ma'ruf Amin".

Baca: HNW Tegaskan Label ‘No Pork No Lard’ Bukan Jaminan Produk Halal

Tempo menghubungi Ketua Umum DPP Projo untuk meminta konfirmasi terkait keanggotaan Ambroncius dan dugaan rasisme, tetapi belum direspons.

Pada Pemilu 2014, Ambroncius menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Hanura. Pria kelahiran Taruntung, 5 Juli 1957 ini maju dari daerah pemilihan Bali. Pada Pemilu 2019, ia kembali maju tetapi dari dapil Papua.

Ketua Umum Pemuda Batak Bersatu, Lambok Fernando Sihombing, menyatakan mengutuk keras pernyataan yang diduga dari akun Ambroncius tersebut. Lambok mengatakan isi unggahan itu merupakan sikap pribadi Ambroncius.

"Kami juga meminta kepada Ambroncius Nababan untuk segera melakukan permohonan maaf secara terbuka karena statement Saudara tersebut bisa mencederai kerukunan orang Batak dan Papua," ujar Lambok melalui video yang ditautkan di akun Facebook Pemuda Batak Bersatu, Senin, 25 Januari 2021.

Meski begitu, Lambok mengatakan ia tak tahu apakah akun tersebut benar milik Ambroncius atau sedang diretas. Dia pun meminta Ambroncius segera mengklarifikasi hal ini.

Baca: Jelang Demo di DPR 27 Agustus 2026, Sejumlah Orang Diamankan Polisi

"Kami juga meminta kepada pihak Kepolisian untuk segera mencari tahu kondisi status dari Facebook tersebut," ucap dia.

Lambok pun menyampaikan permintaan maafnya mewakili orang Batak kepada masyarakat Papua. Ia meminta masyarakat Papua tak terprovokasi dan tersulut emosi dengan unggahan-unggahan di media sosial yang berpotensi memecah belah.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md lewat akun Twitternya mencuit, "Kalau Anda tak suka dengan statement atau tudingan seseorang yang Anda anggap ngaco, tak usahlah menghinanya dengan cacian atau gambar hewan. Diamkan saja," tulis Mahfud pada 24 Januari 2021.

Mahfud menyinggung ungkapan "tarkul jawaab alal jaahil jawaabun" yang menurut dia berarti "tidak menjawab statement atau tudingan orang dungu adalah jawaban terhadap orang dungu tersebut." Meski tak menyebutkan konteks yang ia maksud, sejumlah warganet mengaitkan cuitan itu dengan ujaran rasisme oleh Ambroncius Nababan terhadap Natalius Pigai.

Baca: Mendagri Tito Larang Kepala Daerah Buka Lahan dengan Cara Membakar

Sumber: tempo.co



Terkait
Kemhan Jelaskan Alasan Logo Kementerian Terpasang di Kapal J7 Explorer Milik Haji Isam
Kemhan Jelaskan Alasan Logo Kementerian Terpasang di Kapal J7 Explorer Milik Haji Isam
BGN Perketat Pengawasan Dapur MBG, CCTV Terhubung Pusat
Hendry Munief Apresiasi Kinerja Kementerian UMKM 2025,
Jaga Kedaulatan Negara, Komarudin Watubun Dorong Pemben
Lainnya
Kapolda Riau Pimpin Sertijab Strategis, Dirintel, Kabid Humas dan Empat Kapolres Berganti
Kapolda Riau Pimpin Sertijab Strategis, Dirintel, Kabid Humas dan Empat Kapolres Berganti
Tahun 2023, Kota Pekanbaru Meraih  Sertifikat Adipura
Peserta KLB Demokrat Cerita Kejanggalan Terpilihnya Moe
Masjid Paripurna di Pekanbaru Akan Miliki Toko Modern
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pendidikan
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Prabowo Bentuk Tim Khusus Pendidikan Gratis, Pratikno P
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-AS
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa
Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman,
Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul Dekat Anak Krakatau, I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung