SBY - AHY Diserang, Demokrat Minta Kader Pecatan Tak Baper

Mawardi Tombang
Selasa, 2 Maret 2021 08:32:39

KANALSUMATERA.com - Jakarta Partai Demokrat menanggapi serangan sejumlah kader senior terhadap Ketua Majelis Tinggi Partai dan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono. Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menilai serangan itu hanya suara sumbang dari orang-orang yang dipecat.

"Jangan baperlah. Mereka kan bukan kader kami lagi, jangan lagi bawa-bawa nama Partai Demokrat," ucap Herzaky dalam keterangannya, Senin, 1 Maret 2021.

Serangan terhadap SBY dan AHY itu sebelumnya dilontarkan di antaranya oleh Jhoni Allen Marbun, Yus Sudarso, dan Darmizal. Mereka, misalnya, menyebut SBY tak berdarah-darah mendirikan Demokrat dan AHY tak layak memimpin partai.

Ketiganya dipecat oleh Partai Demokrat, bersama empat orang lainnya. Herzaky mengatakan, mereka dipecat karena tindakan terlibat dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat. Partai juga meyakini mereka bekerja sama dengan oknum yang melakukan penyalahgunaan kekuasaan serta mencederai demokrasi.

Herzaky mengklaim kader Demokrat solid di bawah kepemimpinan AHY. Ia menyebut banyak kader di pusat maupun daerah yang senang karena para pelaku gerakan pengambilalihan kepemimpinan Demokrat itu telah dipecat.

Baca: Terungkap Modus Jual Beli Titik Dapur MBG, BGN Libatkan Kejaksaan Usut Dugaan Oknum Internal

Herzaky juga memastikan kongres luar biasa yang bakal digelar para pelaku gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat itu bersifat inkonstitusional dan ilegal. Dia membeberkan, KLB harus disetujui oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat, yang diketuai SBY dengan AHY sebagai wakilnya. "Masa Mas AHY mau mengkudeta diri sendiri?" Ucap Herzaky.

Kemudian, Herzaky mengatakan ada syarat permintaan dari dua pertiga dari 34 DPD dan setengah dari 514 DPC. Sedangkan, dia mengklaim, seluruh DPC dan DPD sudah menyatakan setia kepada AHY serta menolak KLB. Jika KLB tetap terselenggara, Herzaky menyebut acara itu dipastikan ilegal sebab yang hadir bukan pemilik suara sah. "Alias KLB bodong ini namanya," tuturnya.

Herzaky lantas meminta kader-kader Demokrat yang baru saja dipecat itu tak mengumbar pesan tak jelas. Ia meminta mereka tak membuat kisruh dan merusak demokrasi. Herzaky mengklaim Demokrat saat ini tengah fokus bekerja membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dan bencana alam. "Tidak perlu meladeni pepesan kosong dari mantan kader yang baru saja kami pecat," ucap Herzaky.

Baca: MBG Dipercepat, Zulhas Prioritaskan Pesantren dan Wilayah 3T pada Tahap Awal

Sumber: tempo.co

Terkait
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Rapat Pansus Daerah Kepulauan, Hendry Munief Soroti Pes
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Keca
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawa
Lainnya
Wanita 50 Tahun di Rokan Hilir Jadi Pengedar Sabu
Wanita 50 Tahun di Rokan Hilir Jadi Pengedar Sabu
30 Orang CPNS IAIN Batusangkar Ikuti Latsar di Balai Di
Ini 3 OPD Raih Penghargaan Badan Publik Teraktif Menyaj
Musim Penghujan, 8 Kecamatan di Kota Jambi Tergenang Ba
Olahraga
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilih
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Nasional
Sejumlah Gerbang Tol Dalam Kota Jakarta Ditutup, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Sejumlah Gerbang Tol Dalam Kota Jakarta Ditutup, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Jelang Demo di DPR 27 Agustus 2026, Sejumlah Orang Diam
Demo 27 Agustus di DPR Mulai Padat, Jalan Gatot Subroto