Sedang Nonton Televisi, Pedagang di Puncak Jaya Papua Ditembak Mati

Amar
Minggu, 3 Februari 2019 13:55:10
Seorang pedagang di Kota Mulia, Puncak Jaya, Papua, tewas ditembak oleh orang tak dikenal saat menonton televisi

MULIA, KANALSUMATERA.com - Penembakan oleh orang tak dikenal terjadi di Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Sabtu (2/2/2019) pukul 19.30 WIT. Korban bernama Sugeng Efendi ditembak di bagian lehernya dari jarak dekat saat asyik nonton televisi di kiosnya.

"Saat kejadian, korban sedang asyik menonton televisi di dalam kios (warung) miliknya, tiba-tiba saja pelaku masuk dan menodongkan pistol di leher korban. Kemudian tetangga sebelah rumah korban mendengar adanya bunyi tembakan dari dalam kios korban (Sugeng)," jelas Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustafa Kamal.

Berselang beberapa menit kemudian, sejumlah warga dan tetangga korban mendatangi kios dan melihat korban sudah terkapar bersimbah darah. Selanjutnya aparat keamanan dari TNI dan Polri yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban ke RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

"Korban sudah dievakuasi ke RSUD Mulia, namun sayang Tuhan berkehendak lain. Setelah tiba di rumah sakit, nyawa korban tak dapat diselamatkan," kata Kamal. Aparat kepolisian dari Polres Puncak Jaya yang berada di lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui siapa pelaku penembakan tersebut.

Baca: Target IKN Nol Kemiskinan 2035, Otorita Gandeng PNM Perkuat Pembiayaan UMKM Lokal

Kamal mengaku menyesalkan masih saja terjadi penembakan di wilayah pegunungan tengah Papua. "Padahal ini tahun politik yang seharusnya aman," tegasnya.

Pasca insiden penembakan itu, personel gabungan TNI/Polri masih terus melakukan penjagaan disekitar lokasi kejadian. Minggu (3/2/2019) hari ini akan dilanjutkan dengan olah TKP, dan sebagian personel lainnya melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan. Hal ini dikarenakan pada saat kejadian pada Sabtu kemarin, waktu sudah malam dan mengingat faktor keamanan bagi anggota di lapangan.

Menurut Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal informasi penembakan oleh OTK dilaporkan oleh seorang warga yang juga merupakan saksi saat kejadian kepada aparat keamanan setempat. Di mana saat kejadian, saksi dan korban sedang bersama-sama di dalam warung (kios) dimana saat itu, korban sedang menonton film di sebuah ponsel milik korban.

"Jadi bermula dari keterangan saksi yang pada saat itu berada bersama korban di dalam kios yang mana posisi korban pada saat itu sedang duduk sambil menonton film di Hp sedangkan, saksi pada saat itu sedang berbaring di belakang korban. Sontak terdengar suara letusan sebanyak 1 kali yang menurut saksi merupakan suara letusan Senjata Api. Spontan korban berteriak meminta pertolongan kepada saksi yang pada saat itu bersama Korban," jelas Kamal menjelaskan keterangan saksi.

Baca: 90 Persen Pemda Kena Sanksi Sampah, Menteri LH: Bisa Berujung Tersangka Jika Tetap Membandel

Lanjut Kamal, mendengar rekannya ditembak oleh OTK, saksi kemudian bergegas meminta tolong kepada warga sekitar.

"Saksi kemudian meminta pertolongan kepada saksi lain bernama Nendi Telenggen untuk membantu mengevakuasi korban ke Rumah sakit, Selepas itu Saksi (NT) memberitahukan kejadian tersebut kepada aparat TNI yang berada di Pos saat itu," jelas Kamal.

Mendapati laporan tersebut TNI mengirim personel ke TKP guna mengevakuasi korban ke RSUD Mulia untuk diambil tindakan medis namun setibanya di RSUD dan mendapatkan perawatan medis nyawa korban tidak dapat di selamatkan.

Kapolres Puncak Jaya AKB Ary Purwanto dan rombongan personel Gabungan Polres Puncak Jaya serta Brimob Den A BKO Res Puncak Jaya tiba di RSUD dan melakukan Tindakan lanjut terkait peristiwa tersebut.

Baca: Utang Rp2,8 Triliun, Aset Perusahaan Udang Kaesang Tak Menutupi Liabilitas

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, saat ini korban masih disemayamkan dan di salatkan di Masjid Mujahidin Mulia. Rencana Jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur.

"Jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur," tutur Kabid Humas Polda Papua.mc/ks



Terkait
Mendikdasmen Tegaskan MBG Hanya untuk Siswa yang Membutuhkan, Pelibatan Kantin Masih Dikaji
Mendikdasmen Tegaskan MBG Hanya untuk Siswa yang Membutuhkan, Pelibatan Kantin Masih Dikaji
Purbaya Akui Merasa Berdosa Pangkas Dana Bagi Hasil unt
Tol Trans Sumatera Belum Selesai, Bapak ini Munculkan W
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Forum Pedagang Desa Kualu: Silahkan Bangun Indomaret di
Komisi II DPRD Pekanbaru Harapkan Dirut PDAM Tirta Siak
Jelang Kepulangan, Panitia Debarkasi Aceh Siap Sambut J
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad