Sentra Vaksinasi BUMN Dipuji Bamsoet, Dorong Kementerian Lain Lakukan Hal Yang Sama
KANALSUMATERA.com - JAKARTA - Kinerja Kementerian BUMN melalui sentra vaksinasi di Istora Senayan Gelora Bung Karno (GBK) diapresiasi oleh ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Sentra vaksinasi ini turut memperluas jangkauan pemberian vaksinasi Covid-19 untuk lansia. Tidak hanya untuk lansia ber-KTP DKI Jakarta, melainkan juga lansia dengan KTP Jabodetabek.
"Lansia di daerah Jabodetabek bisa mendaftarkan diri melalui website https: loket.com/event vaksinasicovid19untuklansia. Jadi untuk para anak-anak. Jika sayang kepada orang tua, silakan segera daftarkan diri mereka agar bisa segera divaksinasi. Pendaftaran bisa dilakukan hingga 30 April 2021," ujar pria yang akrab dipanggil Bamsoet yang didampingi oleh Direktur Utama Pengelola GBK Rachmadi Afif saat meninjau pelaksanaan vaksinisasi masyarakat dari Kementerian BUMN untuk lansia, di Istora Senayan GBK, Ahad (4/4/21) pagi.
Ketua DPR RI yang ke-20 ini menjelaskan, Kementerian Kesehatan menargetkan minimal 21,6 juta lansia harus menerima vaksinasi. Targer realisasinya hingga akhir Maret 2021 lalu baru telah mencapai angka 1,56 juta jiwa.
"Keberadaan Sentra Vaksinasi Bersama BUMN sangat membantu mengejar target vaksinasi untuk lansia. Hingga kini tak kurang dari 100.000 warga lansia sudah menerima vaksinasi. Dengan keaktifan warga mendaftarkan para orang tua ataupun keluarganya yang lansia, diharapkan Sentra Vaksinasi Bersama BUMN bisa memvaksin hingga 5 ribu lansia per hari," terang Bamsoet.
Baca: Penyandang Disabilitas dan Lansia Segera dapat MBG, Tahap Awal 400 Ribu Orang
Bamsoet yang juga Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mendorong Kementerian BUMN maupun kementerian/lembaga lainnya juga turut membuka pelayanan serupa di berbagai daerah. Khususnya di daerah Timur Indonesia. Sehingga pelayanan pemberian vaksinasi bisa merata ke berbagai kalangan penduduk.
"Walaupun kepadatan penduduk paling besar berada di Pulau Jawa, bukan berarti daerah lainnya dilupakan. Pelayanan vaksinasi untuk lansia maupun masyarakat umum di wilayah Timur Indonesia juga harus dipercepat. Sehingga kekebalan imunitas terhadap seluruh rakyat Indonesia bisa segera terwujud," tegaa tutup Bamsoet. ***
