TP3 Siapkan Bukti Tewasnya 6 Laskar FPI

Mawardi Tombang
Selasa, 9 Maret 2021 15:39:10

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Ketua Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Enam Laskar FPI, Abdullah Hehamahua, mengatakan akan membuktikan tewasnya 6 anggota laskar merupakan pelanggaran HAM berat.

Abdullah mengatakan bukti-bukti sedang disusun dalam dua jilid buku. "Sedang disusun dalam buku putih yang terdiri dari dua jilid. Bukti-bukti sudah ada, tetapi disebabkan sangat tebal, ratusan halaman, maka mudah-mudahan akhir bulan ini sudah selesai," ucap Abdullah saat dihubungi, Selasa, 9 Maret 2021.

Seperti yang diketahui, Abdullah dan beberapa tokoh juga sudah bertemu dengan Presiden Jokowi meminta kasus tersebut dibawa ke Pengadilan HAM. Menkopolhukam Mahfud Md yang mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan itu, meminta TP3 membawakan bukti-bukti yang mendukung pendapat mereka.

Sementara itu, Mahfud mengatakan TP3 baru sebatas menyampaikan keyakinan-keyakinan bahwa kasus itu merupakan pelanggaran HAM berat.

Baca: Puan Buka Suara soal Wacana Penggabungan BMKG dan Badan Geologi

"TP3 kan juga sudah diterima oleh Komnas HAM, diminta mana buktinya, secuil saja bahwa ada terstruktur, sistematis dan masif-nya. Ndak ada, tuh. Hanya mengatakan yakin. Nah, kalau yakin saja tidak boleh, karena kita punya keyakinan juga banyak pelakunya ini itu, otaknya itu, dan yang membiayai itu, juga yakin kita, tapi kan tidak ada buktinya," ucap Mahfud.

Kemudian, Mahfud menyatakan pemerintah terbuka apabila terdapat bukti-bukti lain soal tewasnya 6 laskar FPI tersebut. Sejauh ini, penyelidikan Komnas HAM yang sesuai dengan kewenangan undang-undang, tidak menemukan adanya bukti pelanggaran HAM berat. "Komnas HAM sudah menyelidiki sesuai dengan kewenangan undang-undang. Enggak ada (bukti pelanggaran HAM berat)," ujarnya.

Baca: Sejumlah Gerbang Tol Dalam Kota Jakarta Ditutup, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

Sumber: tempo.co



Terkait
Kemhan Jelaskan Alasan Logo Kementerian Terpasang di Kapal J7 Explorer Milik Haji Isam
Kemhan Jelaskan Alasan Logo Kementerian Terpasang di Kapal J7 Explorer Milik Haji Isam
Anggota DPR Usulkan Pelatihan Calon Manajer Kopdes Teta
Hendry Munief Apresiasi Kinerja Kementerian UMKM 2025,
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu
Lainnya
Emas Antam Kembali Naik, Harga 1 Gram Capai Rp2,638 Juta
Emas Antam Kembali Naik, Harga 1 Gram Capai Rp2,638 Juta
Sah, APBD Perubahan Bengkalis 2021 Rp 3,5 Trilliun
Mumpung Merangkap Kepala BP Batam, Wako Batam Minta Ser
Ini Cara Bantu Anak Tidak Ketergantungan Game
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung