VIDEO: Tahun 2024 di Benak Moeldoko

Mawardi Tombang
Rabu, 20 November 2019 11:01:15
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

KANALSUMATERA.com - Pemilu sebagai bentuk estafet kepemimpinan. Hal itu yang terlintas di benak Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko begitu mendengar kata " 2024", saat berbincang santai dengan Kompas.com di Kantornya, Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (4/11/2019). Bagi mantan Panglima TNI itu, tahun 2024 juga bermakna munculnya lompatan demi lompatan sebagai hasil yang bisa dipetik dari pemerintahan Presiden Joko Widodo pada periode pertama dan kedua. Baca juga: Jokowi Faktor Kunci Pemilihan Ketua Umum Golkar 2019-2024 Ia yakin dengan masifnya pembangunan infrastruktur dan SDM di pemerintahan Jokowi, akan muncul capaian-capaian positif yang melandasi estafet kepemimpinan pada Pemilu 2024 yang akan dihiasi wajah-wajah muda.

"Karena ini juga setelah Presiden membangun pondasi, Presiden akan melakukan lompatan. Lompatan ini adalah lompatan yang beruntun. Sehingga nanti diharapkan 2024 itu sebuah estafet kepemimpinan yang keberlanjutannya terbawa dengan baik,'' VIDEO: Saat Moeldoko Kenang SBY sebagai Senior Dalam perbincangan santai itu, Moeldoko pun bercerita mengenai kegiatannya saat pensiun. Ia memilih bercocok tanam untuk mengisi waktu luangnya. Sang bapak yang dulu petani menjadi inspirasi jenderal bintang empat itu bercocok tanam. Kini tak tanggung-tanggung, Moeldoko didapuk sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia versi Musyawarah Nasional yang dipimpin Oesman Sapta Odang.

"Karena saya anaknya petani. Dan saya selaku ketua HKTI sekarang. Maka itu pilihan hidup saya waktu saya pensiun. Saya punya waktu banyak waktu itu setelah 2,5 tahun saya pensiun maka saya membangun usaha di bidang pertanian dan alhamdulillah itu menjadi pilihan saya," tutur dia.Moeldoko: Pembangunan di Papua Tak Berhenti karena Teror dan Kekerasan Mantan Panglima TNI itu yang sebelumnya berurusan dengan masalah pertahanan dan persenjataan kini menjalani perannya di dunia yang berbeda 180 derajat. Sebagai Kepala KSP, Moeldoko kini kerap bersentuhan dengan tugas-tugas baru seperti mempercepat masuknya investasi ke Indonesia. Ia pun bercerita mengenai minimnya investasi yang masuk ke Indonesia sehingga semua hal terkait investasi perlu disegerakan. "Investasi, segera. Kenapa? Karena kita enggak akan menjadi negara yang cepat maju, kalau tidak semuanya disegerakan. Karena itulah segera perbaiki regulasi, perbaiki environment. Segera perbaiki ekosistem. Sehingga segera bertumbuh dengan cepat," tutupnya.



Terkait
Putusan MK Tegaskan MBG Tetap Konstitusional, Pemerintah dan DPR Diminta Segera Pisahkan Anggaran
Putusan MK Tegaskan MBG Tetap Konstitusional, Pemerintah dan DPR Diminta Segera Pisahkan Anggaran
Istana Jelaskan Alasan Kenaikan Tukin TNI dan Pegawai K
Dugaan Kebocoran Informasi OTT Langkat dan Kuansing, KP
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawa
Lainnya
Bupati Bengkalis Safari Ramadhan di Kecamatan Bantan, Ajak Warga Bersatu Bangun Negeri
Bupati Bengkalis Safari Ramadhan di Kecamatan Bantan, Ajak Warga Bersatu Bangun Negeri
Cak Imin Ungkit Kehancuran saat Orde Baru karena KKN
Soal Penentuan Capres, Golkar Akui KIB Bakal Libatkan J
Pemprov Kepri Diminta DPRD Agar Sampaikan Data Pengelua
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Politik
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Pa
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fr
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hukum
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Tiga Hakim MK Soroti Verifikasi Syarat Pendidikan Gibra
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas