Wamendes Budi Dorong Generasi Milenial Jadi Petani

Mawardi Tombang
Minggu, 26 Februari 2023 23:32:13
Wamendes Budi Arie Setiadi.

KANALSUMATERA.com - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi mendorong generasi milenial untuk menjadi petani.

Pasalnya, jumlah petani saat ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan lahan pertanian yang ada.

Tidak hanya menjadi petani, Wamendes Budi Arie juga ingin para milenial tersebut memiliki jiwa kompetitif yang tinggi. Hal itu bertujuan agar kualitas hasil bumi yang diproduksi dapat bersaing di level nasional hingga global.

"Pertanian kita harus kompetitif dibanding negara lain. Kita punya 1,2 Juta Ton lebih lahan dengan iklim sejuk yang bisa ditanami kentang. Harusnya lebih dari yang bisa kita tanami hari ini," katanya saat Peresmian Ekosistem Argowisata Organik Terintegrasi dan Pelepasan Ekspor Produk Olahan Pertanian Organik Desa Sejahtera Astra Boja Farm Kabupaten Bogor, Kamis (23/2/2023).

Baca: BKSAP DPR-Kemenlu Selaraskan Arah Diplomasi Indonesa dan Sinergi Parlemen dan Eksekutif

"Indonesia ini kan luasanya 191 Juta Hektare daratan kita. Sementara kita miris karena angka ini mengerikan. Hanya 3 persen anak muda kita yang mau terjun ke dunia pertanian. Sementara lahan kita 191 Juta Hektare lebih lalu yang mengelola siapa?," imbuh Wamendes Budi Arie.

Menjadikan milenial sebagai petani bukan langkah akhir dalam mempertahankan sektor pertanian Indonesia. Setiap pihak harus berkontribusi dalam mengawal hal tersebut sehingga hasil bumi dapat diekspor baik secara utuh maupun berbentuk olahan.

"Ini PR kita semua. Semua pihak Kementerian Lembaga sama-sama harus mendorong anak muda kembali meminati sektor pertanian. Karena anak muda ini lebih tertarik pada hal-hal lain," terangnya.

Sementara itu, ekosistem desa organik terintegrasi berhasil diresmikan bahkan produk-produknya diekspor ke luar negeri.

Baca: Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Depan Harus Jadi Prioritas

Sedikitnya ada 73 produk yang diekspor hingga meraih keuntungan sebesar $500.000 atau sekitar Rp7,5 Triliun. Hal ini merupakan kerja sama antara PT Astra, Boja Farm, dan Cah Angon Foundation.

Lebih lanjut Wamendes Budi Arie berharap agar keberhasilan Boja Farm dapat dijadikan rujukan tempat lain untuk mengembangkan hasil pertaniannya. Ia yakin bahwa hal ini tidak akan merugikan namun justru menguntungkan dengan tingkat kebutuhan pangan yang terus bertambah.

"Boja Farm ini kalau bisa menjadi pusat edukasi terutama masyarakat terutama generasi muda milenial agar kita bisa menjadi bangsa pelopor yang menghasilkan produk kualitas. Kebutuhan pangan enggak mungkin turun. CPO saja sekarang 120 Juta ton. Diprediksi 2040 nanti double," tegasnya.

Hadir pula dalam peresmian tersebut Staf Khusus Wakil Presiden, perwakilan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi dan UKM, dan beberapa undangan lainnya.*

Terkait
Lindungi Hajat Rakyat dari Kartel Pangan, Darmadi Dorong Regulasi Anti Monopoli
Lindungi Hajat Rakyat dari Kartel Pangan, Darmadi Dorong Regulasi Anti Monopoli
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum T
Tol Trans Sumatera Belum Selesai, Bapak ini Munculkan W
Lainnya
Hamdani Kumpulkan RW Se-Kelurahan Wonorejo, Bahas Usulan Prioritas Pembangunan
Hamdani Kumpulkan RW Se-Kelurahan Wonorejo, Bahas Usulan Prioritas Pembangunan
Dandim 0313/KPR Kampar Jadi Narasumber Pada Diskusi Dan
MUI Padang kecam tindakan barbar di Wamena, minta pemer
Aset Bisa Disita Jika Tak Dibayar Pajak
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Daerah
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Seleksi Komisaris PT. SPR Diperpanjang, ini Catatan Ang
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu M
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Nasional
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawa
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto