Warga Diminta Waspada, Gunung Karangetang Sulut Naik Status Siaga

Mawardi Tombang
Kamis, 9 Februari 2023 15:06:35
Gunung Karangetang Sulut.

KANALSUMATERA.com - Koordinator Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM Oktory Prambada mengatakan peningkatan aktivitas Gunung Karangetang, Sulawesi Utara yang kini berstatus siaga berpotensi mengancam penduduk.

Oktory mengatakan gunung api yang terletak 146 km dari kota Manado dengan ketinggian 1784 mdpl tersebut merupakan salah satu gunung api paling aktif selain Merapi, Semeru, dan Anak Krakatau.

"Berpotensi mengancam penduduk di sektor Tenggara dan Selatan dari data-data yang mendukung instrumen bencananya. Pada 8 Februari 2023 terjadi peningkatan menjadi level siaga," ujar Oktory saat konferensi pers via daring, Kamis (9/2).

Pihaknya mengaku sudah memantau lewat 3 stasiun seismik digital dan GPS sebagai instrumen deformasi yang berfungsi untuk mengetahui dinamika perkembangan atau aktivitas tubuh gunung api.

Baca: 13 Pemohon Kembali Gugat Pilpres 2024 ke MK, Minta Gibran Didiskualifikasi

"Di sana juga ada 4 pengamat gunung api yang sedang bertugas. Letusan total yang telah tercatat adalah 55 kali, kemudian erupsi terakhir pada 2019 berupa aliran dan guguran lava," tuturnya.

Akan tetapi, dia mengatakan gunung api tersebut tidak pernah meletus secara besar lantaran memiliki kemiringan yang besar dan tinggi.

"Sehingga potensi bencananya tidak sampai erupsi, tetapi lebih ke guguran lava saja," ucapnya.

Dia juga mengatakan jalur penerbangan yang melewati Gunung Karangetang ke arah pulau Awu tidak akan terganggu karena asap.

Baca: Sejumlah Gerbang Tol Dalam Kota Jakarta Ditutup, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

"Ada jalur penerbangan menuju Pulau Awu yang terletak di Utara gunung Karangetang. Tidak akan terganggu. Asap yang dihasilkan gunung tersebut hanya kontak antara lava dengan proses pendinginan atau hujan lokal," ucapnya.

Ia juga mengatakan peningkatan aktivitas Gunung Karangetang akan memberi dampak pada beberapa aliran surai dan sekitar gunung.

"Ketika gunung mengalami vase krisis atau erupsi, tentunya akan ada beberapa aliran sungai yang sangat berpotensi terdampak dari aktivitas gunung," ujar Oktory.

Oleh sebab itu, dirinya mengimbau masyarakat agar mengikuti rekomendasi Badan Geologi secara konsisten agar tetap aman.

Baca: Wakil Menteri Perang AS Temui Menhan Sjafrie, Bahas Kelanjutan Kerja Sama Pertahanan RI-AS

"Sekarang direkomendasikan (menjaga jarak) dalam radius 2,5 km di arah sektor Tenggara dan Selatan itu 3,5 km," tuturnya.*



Terkait
833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Beri Ganti Rugi
833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Beri Ganti Rugi
Komisi V DPR Dorong Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 C
Lindungi Hajat Rakyat dari Kartel Pangan, Darmadi Doron
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Ak
Lainnya
160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru Senilai Rp 399,2 Miliar Diamankan Bea Cukai
160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru Senilai Rp 399,2 Miliar Diamankan Bea Cukai
Lawan Terorisme, Indonesia Dapat Tiru Konsep CTAP Selan
Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Naik Jadi Rp1.601,89 per
Rocky Gerung Kritik Kartu Pra Kerja: Uangnya Nyuri dari
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Prabowo Bentuk Tim Khusus Pendidikan Gratis, Pratikno P
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-AS
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I