Warga Ogan Ilir Sambut Baik Penghentian Operasional Batubara

Resa Darmalita
Jumat, 9 November 2018 17:15:45
Kondisi arus lalulintas di Jalinsum Indralaya-Prabumulih tepatnya di kilometer 32 Timbangan Indralaya tampak lengang

KANALSUMATERA.com - Satu hari pasca dicabutnya Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 23 tahun 2012 tentang tata cara pengangkutan batubara di jalan umum oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru, terpantau Jumat pagi (9/11) pukul 08.00 tak terlihat satu pun truk-truk angkutan batubara melintasi jalan umum, tepatnya di Jalinsum km 32 Timbangan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Bila dibandingkan pada hari-hari biasa, setiap pagi dan sore menjelang malam hari hampir selalu terlihat truk batubara melintas dengan cara konvoi.

Dilansir dari Sripoku.com, Kebijakan Gubernur Sumsel tentu saja membuat masyarakat setempat khususnya para pengguna jalan raya baik kendaraan roda empat maupun roda dua menyambut baik. Karena sudah sekian lama warga mengeluh terhadap operasional truk batubara.

Selain menimbulkan kemacetan arus lalulintas di jalan umum, keberadaan truk-truk angkutan batubara pun sering membahayakan para pengguna jalan raya.

"Kalau lagi muatan kosong, sopir truk-truk batubara pun sering ugal-ugalan di jalan raya, apalagi sopir yang masih usia muda. Mereka terkadang tidak menghiraukan kendaraan-kendaraan lain yang melintas bersamaan," ujar Man (45) salah satu pengguna jalan raya yang biasa pulang pergi Palembang-Indralaya.

Baca: Angkutan Batu Bara Masih Melintasi Jalan Umum, Walaupun Tersedia Jalan Khusus

Ia menyatakan, dengan telah dicabutnya Pergub No 23 tahun 2012 oleh Gubernur Sumsel, tentu warga sangat menyambut baik. "Otomatis, jalan umum tidak lagi ramai terlihat truk angkutan batubara yang sewaktu-waktu dapat mengancam nyawa keselamatan pengendara," ujar Man yang kesehariannya berprofesi sebagai sopir truk ekspedisi.

Senada diungkapkan Yadi (40), pengendara sepeda motor juga mengaku senang dengan tidak lagi melintas truk-truk angkutan batubara di jalan umum.

Karena selama ini ia merasa gerah dengan ulah sopir truk batubara yang ugal-ugalan. "Saya pernah nyaris ditabrak truk batubara dari arah belakang. Untuk saja, saya cepat-cepat menghindar dengan cara banting setir keikiri trotoar jalan raya," seingat Yadi waktu itu.

Sementara diketahui, terhitung mulai 8 November 2018 jalan umum di Sumsel dipastikan steril dari angkutan truk batubara. Kepastian itu diungkapkan Gubernur Sumsel Herman Deru (HD) melalui Sekda Sumsel Nasrun Umar, saat jumpa pers di Ruang Rapat Bina Praja Selasa (6/11/2018) siang.

"Dengan segala pertimbangan matang, Pergub 23 tahun 2012 tentang tata cara pengangkutan batubara di jalan umum dicabut terhitung 8 November 2018 mulai pukul 00.00 wib. Jadi mulai 8 November tidak ada lagi truk batubara di jalan umum," tegas Nasrun.

Baca: Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat Puji Pelaksanaan Haji 2026 Namun Memberikan Catatan Perbaikan

Nasrun mengatakan, kebijakan itu diambil terkait banyaknya masukan dan aspirasi masyarakat yang berada di sekitar jalan yang dilalui truk batubara.

Dengan dicabutnya Pergub tersebut artinya tata cara pengangkutan batubara kembali ke Perda Nomor 5 tahun 2011 yakni pengangkutan batubara dilakukan melalui jalur khusus batubara.

"Sebagaimana diucapkan pak gubernur ini sesuai visi misi nya membawa Sumsel maju untuk semua. Makanya semua akan diwujudkan dalam bentuk nyata sejak 1 hari dilantik," ujarnya. (SC/Ks)

Terkait
Gangguan Besar, Sebagian Pulau Sumatera Mati Lampu: Berikut Konfirmasi PLN WRKR
Gangguan Besar, Sebagian Pulau Sumatera Mati Lampu: Berikut Konfirmasi PLN WRKR
Komisi V DPR Dorong Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 C
Stok Beras Aman, Firman Soebagyo Ingatkan Potensi Anoma
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu
Lainnya
Workshop Vokasi SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru Diresmikan, Suzuki Bantu 1 Unit Suzuki Swift
Workshop Vokasi SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru Diresmikan, Suzuki Bantu 1 Unit Suzuki Swift
Terkait Haji 2021, Menag Tak Paham Indonesia Belum Dapa
Harga Sawit Riau Periode 17-23 Februari 2021 Naik Rp 21
Biaya Operasional Lion Air Melambung Tinggi, Layanan Ba
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Hukum
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Ekonomi
Rapat dengan Menteri Ekraf, Hendry Munief Soroti Dampak Nyata 76 MoU  Bagi Pelaku Kreatif
Rapat dengan Menteri Ekraf, Hendry Munief Soroti Dampak Nyata 76 MoU  Bagi Pelaku Kreatif
Adam Syafaat Desak PKS di Riau Naikkan Harga Sawit, Teg
Harga TBS Belum Stabil, Abdullah Minta Pengawasan Ketat
Politik
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan