Bakal Bangun Museum Nabi Muhammad SAW, DMI Punya Beberapa Alternatif Lokasi

Mawardi Tombang
Jumat, 2 Agustus 2019 05:37:25

JAKARTA, KANALSUMATERA.com — Untuk mewujudkan ummat muslim Indonesia untuk memiliki sebuah museum Nabi Muhammad SAW, Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia, Syafruddin, mengatakan ada pilihan lokasi alternatif untuk pembangunan Museum Nabi Muhammad di Indonesia.

"Masih ada pilihan kedua, selain di Cimanggis ada pula di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Taman Mini itu tempat wisata," ujar Syafruddin di Jakarta, pada Kamis (1/8) kepada Republika.

CEO Yayasan Museum Salam Bagimu Wahai Baginda Nabi (Assalamu 'Alayka Ayyuha An-Nabi Endowment), Khalid M Saleh Kamal, menanyakan tiga alternatif kepada DMI tentang lokasi rencana pembangunan museum Nabi SAW.

Pertama, dia melihat ada proyek pembangunan Kereta MRT dan LRT, dia bertanya apa proyek itu sampai ke Museum Nabi? Kedua, apakah di sekitar kampus nanti akan dibangun kompleks perumahan masyarakat umum? Dan Ketiga, apakah ada proyeksi wisata dalam jarak yang disebutkan tersebut?

"Kami sudah berkunjung ke rencana lokasi pembangunan museum, jarak dari Jakarta Kota 32 kilometer dan jarak dari Bandara 60 kilometer," ujar Khalid seperti yang diterjemahkan penerjemah Annizar Masyhudi di Jakarta, Kamis.

Baca: Dugaan Kebocoran Informasi OTT Langkat dan Kuansing, KPK Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Syafruddin mengatakan pemerintah mempertimbangkan aspek pembangunan dunia keislaman dan aspek-aspek lainnya sehingga menawarkan lokasi Museum Nabi Muhammad dibangun sekitar areal kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Cimanggis, Depok Jawa Barat. Dia menambahkan Museum Nabi Muhammad juga akan digunakan sebagai daya tarik wisata baru di Kota tersebut.

"Di sekitar area itu, ada sekitar sepuluh juta penduduk baik di Depok maupun di Bogor. Dekat dari Depok, dekat dari Bogor, dekat pula dari Jakarta," ujar Syafruddin. Sehingga dia optimistis, Museum Nabi akan menarik banyak orang untuk berkunjung.

Selain itu, menurut Menteri, pemerintah menawarkan opsi di Cimanggis karena sudah siap lahannya, sedangkan di Taman Mini belum diketahui luas lahan yang bisa diproyeksikan untuk Museum. "Jadi dua itu yang akan kami rundingkan," ujar Syafruddin.

Namun mempertimbangkan berbagai aspek, pemerintah cenderung memilih lokasi museum dibangun di area Kampus UIII Cimanggis Depok karena memiliki area yang cukup lega untuk ditata.

"Arealnya sangat luas, karena kita punya 130 ribu hektare. Ada cadangan area untuk perparkiran, dan bermacam fasilitas," ujar Syafruddin.

Baca: Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainkan Instrumen Kedaulatan Negara

Di Taman Mini tidak seperti itu karena sudah ada area-area yang sudah terbangun. Syafruddin mengatakan museum paling hanya akan menempati area yang tidak begitu luas lagi untuk mengembangkan fasilitas-fasilitas tadi.

Dia meyakini wisatawan Indonesia yang penduduknya 263 juta kemungkinan akan berbondong-bondong datang ke Museum setelah dijadikan objek tujuan wisata religi oleh pemerintah,

"Belum lagi negara tetangga yang umumnya beragama Islam seperti Brunei,Malaysia, bahkan tidak menutup kemungkinan dari Australia. Jadi perlu lahan yang cukup luas," kata Syafruddin

Terkait
Hendry Munief Apresiasi Kinerja Kementerian UMKM 2025, Penyaluran KUR Capai 94,4 Persen
Hendry Munief Apresiasi Kinerja Kementerian UMKM 2025, Penyaluran KUR Capai 94,4 Persen
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Ke
Kadin: MBG Berpotensi Kerek Pertumbuhan PDB hingga 3,5
Stok Beras Melimpah, Masyarakat bisa Beli Beras SPHP 5
Lainnya
Ginda Burnama Dorong Bus Listrik Pekanbaru Layani Tiga Kabupaten Penyangga
Ginda Burnama Dorong Bus Listrik Pekanbaru Layani Tiga Kabupaten Penyangga
Terkait PPKM Darurat Jawa-Bali, Pemko Pekanbaru Minta W
Erdogan: Hagia Sophia akan Jadi Masjid, tidak Lagi Muse
Pembantaian Di Papua, OPM Mengaku Sudah Intai Tiga Bula
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Kota Bangkinang, Pemkab Kampar Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal
Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Kota Bangkinang, Pemkab Kampar Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
Hukum
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Lap
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga