BMKG Prediksi September Mulai Hujan Jika Kepekatan Asap Berkurang

Amar
Senin, 23 September 2019 13:00:25
Penyampaian prakiraan cuaca oleh BMKG Riau di posko Karhutla Riau

Pekanbaru, KANALSUMATERA.com - Pihak BMKG Riau melalui Marzuki selaku Kepala Seksi Data dan Informasi Sta. Met Kelas 1 Sultan Syarif Kasim II menyatakan pada bulan September diprediksi hujan akan turun di beberapa bagian daerah Utara Riau dengan Intensitas sedang.

Dalam pertemuan dengan pihak media, di kantor Media Center Karhutla Jalan Gajah Mada, Senin (22/9/19). Marzuki menyampaikan mulai tanggal 23 September nanti, posisi matahari sudah berada pada titik pas equator. Dimana energi matahari yang berada di Riau sudah cukup mengangkut uap air dalam pembuatan hujan.

"Pada bulan September ini kami sudah memprediksi terjadinya peluang hujan di beberapa daerah di Riau, di mana posisi matahari sudah berada tepat pada titik euquator. Dimana energi matahari yang berada di Riau sudah dapat menangkat uap air", ujarnya.

Akan tetapi apabila tingkat kepekatan asap masih belum berkurang, maka energi cahaya matahari belum dapat menembus permukaan bumi, dimana tidak akan terjadinya proses penguapan dan awan konvektif atau awan hujan gagal terbentuk.

Baca: Habiburokhman Tegaskan RUU Perampasan Aset Tak Cuma Bidik Koruptor, 13 Kejahatan Masuk Sasaran

Apabila adanya sedikit pembentukan awan, ditambah dengan bantuan TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) maka proses pembuatan hujan buatan dapat dilakukan. Namun dengan kunci yang sama, tingkat kepekatan asap berkurang.

Marzuki juga menambahkan pada bulan Oktober nantik diprediksi Riau sudah mulai memasuki musim penghujan. Terutama pada wilayah riau bagian utara, tengah dan pesisir.

Namun pada bagian selatan seperti Inhil dan Inhu kemungkinan terjadi hujan masih minim baik pada awal maupun pertengahan bulan.

"Kami memprediksi sebagian daerah Riau sudah mengalami musim penghujan pada bulan Oktober, di mana yang kami perkirakan daerah Riau bagian utara, tengah, dan bagian pesisir yang duluan memasuki musim penghujan. Mungkin yang patut kita waspadai wilayah bagian selatan yang akan terlambat memasuki musim penghujan seperti Inhu dan Inhil" , ucapnya.adit



Terkait
Prabowo Minta Perda Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar Segera Direvisi
Prabowo Minta Perda Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar Segera Direvisi
Guru PPPK Dapat Kepastian Status, Ketua DPD Soroti Pelu
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Hendry Munief Soroti Informasi Piala Dunia 2026 Belum T
Lainnya
Disnaker Kota Pekanbaru: Perusahaan Wajib Daftarkan Karyawan BPJS
Disnaker Kota Pekanbaru: Perusahaan Wajib Daftarkan Karyawan BPJS
Pengembangan Kasus Eks Gubri Annas Maamun, KPK Tetapkan
Garuda Indonesia Akan Caplok 51 Persen Saham Sriwijaya
Eksplore Potensi Wisata Lokal, Pokdarwis Bendungan Alam
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Nasional
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Hu
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad