Cerita Sandiaga Uno Ditunjuk Menteri, Dapat Pesan Dari Mensesneg dan Kepala BIN

Mawardi Tombang
Rabu, 23 Desember 2020 13:09:08

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bercerita ihwal penunjukan dirinya sebelum resmi masuk Kabinet Jokowi. Ia pertama kali dihubungi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Jumat pekan lalu.

Ketika itu, pria yang akrab disapa Sandi ini masih dalam masa penyembuhan usai dinyatakan positif Covid-19 pada 7 Desember 2020. Saat itu, kata Sandi, pesan dari Pratikno bahkan terselip.

"Karena banyak sekali yang mendoakan dan mengirim pesan, terselip-selip, ternyata ada satu pesan dari Pak Pratik (Pratikno), kira-kira Jumat minggu lalu," ucap Sandiaga Uno di Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 23 Desember 2020.

Sandiaga Uno kemudian menjelaskan isi pesan utusan presiden itu. "Bismillah, Mas," ujar Sandi menirukan bunyi pesan Pratikno. Sandi mengira pesan itu terkait doa untuk kesembuhan dirinya. Lalu Sandi membalas, "Bismillah, Pak," tambah Sandi.

Baca: Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan Ikon Jakarta Dipadamkan

Setelah itu, lanjut Sandi, ada Kepala BIN Budi Gunawan dan Menteri BUMN Erick Thohir menghubunginya juga. Namun, Sandi tidak merinci isi pesan dari Budi Gunawan (BG) dan Erick Thohir.

Yang jelas, setelah mendapat pesan dari BG dan Erick, Sandi berpikir bahwa pesan yang dikirimkan Pratikno menjadi rancu. Ia jadi berpikir ulang apakah pesan itu ditujukan untuk kesembuhannya atau berisi pesan lain.

"Konfirmasi yang firm itu baru hari Senin. Pak Praktik mengabarkan kemungkinan akan dipanggil, kemungkinan akan diminta menghadap Senin sore atau Selasa," kata Sandi.

Selasa pagi, 22 Desember 2020, Sandiaga Uno dihubungi untuk menghadap ke istana pada sore hari yang sama, pukul 15.00. "Tanpa informasi lain, hanya mengenakan baju putih," katanya. Jadilah hari ini, Sandi dilantik menjadi Menparekraf.

Baca: Polemik Desil Memanas, Kemensos dan BPS Buka Data Bersama CELIOS

Sandiaga Uno merupakan Cawapres Prabowo Subianto, lawan Jokowi di Pemilihan Presiden 2019. Usai kalah di Pilpres, Prabowo merapat ke kabinet Jokowi, sementara Sandiaga Uno menegaskan sikap akan berada di luar pemerintahan.

Menurut Sandiaga ketika itu, check and balance sangat penting di tengah koalisi pemerintah yang gemuk ini. "Oposisi itu betul-betul dibutuhkan. Dan saya sangat betul-betul terhormat dapat kesempatan untuk menjadi oposisi dan terus mengontrol mengawasi kinerja pemerintah memberikan masukan," ujar Sandiaga Uno di Kemang Village, Jakarta pada Sabtu, 13 Juli 2019.

Sandi mengaku sangat komitmen terhadap demokrasi. Oleh sebab itu, "(Saya) harus berani setia mengawal pembangunan ini sebagai oposisi," kata dia.

Baca: Menag Bidik Dana Sosial Keagamaan Rp1.000 Triliun, Ini Sumber Potensinya

Sumber: tempo.co



Terkait
Prabowo Minta Perda Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar Segera Direvisi
Prabowo Minta Perda Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar Segera Direvisi
BGN Perketat Pengawasan MBG, Siapkan Label Waktu dan Sa
Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainka
Update Bencana Sumatera per 31 Desember oleh BNPB: Korb
Lainnya
Selain Hadirkan Koh Denis Lim pada Puncak Jambore BKPRMI, DPW Riau juga Gelar Berbagai Event
Selain Hadirkan Koh Denis Lim pada Puncak Jambore BKPRMI, DPW Riau juga Gelar Berbagai Event
Warga Pekanbaru Serbu Gerai Pangan Murah Disketapang
Satu Juta Kepala Keluarga di Jakarta Terima Bansos Dala
Perludem Minta Pemerintah Terbuka Jika Ada Klaster Pilk
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Politik
PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Survei Sangat Dinamis
PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Survei Sangat Dinamis
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Pa
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Prabowo Bentuk Tim Khusus Pendidikan Gratis, Pratikno P
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-AS
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan