Demo di Komnas HAM, JK Diteriaki Rezim Pengecut

Alwira Fanzary
Selasa, 11 Desember 2018 19:01:02
Peserta aksi yang dihadang aparat

Kanalsumatera.com - Para pedemo di depan Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Menteng, Jakarta Pusat, meneriaki Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri Peringatan Hari HAM Internasional ke-70, Selasa, 11 Desember 2018.

Dilansir darli viva.co,id, teriakan-teriakan terdengar selama acara berlangsung. Juga ketika JK dan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyampaikan pidato. Meski demikian, keberadaan pedemo tidak sampai mengganggu acara, karena aparat keamanan membuat kantor Komnas HAM steril.

Para pedemo terus berteriak-teriak di trotoar di samping kantor Komnas HAM.

Baca: Kemhan Siapkan Satu Yon TP dan Dua Batalyon Komcad di Setiap Kabupaten/Kota

Seusai acara, JK sempat melambaikan tangan kepada para pedemo, namun segera bergegas ke mobil RI 2 untuk meninggalkan lokasi. Saat mobil beranjak, seorang pedemo yang kebetulan berada di depan Komnas HAM juga sempat hendak mengarah ke mobil JK, namun segera diamankan. Ia terlihat hendak membentangkan poster yang berisi tuntutan.

Para demonstran menuntut penuntasan kasu-kasus HAM oleh pemerintah. Mereka menilai pemerintah harus berani menuntaskan kasus-kasus, termasuk yang telah lama terjadi.

"Jangan diam, lawan!," ujar seorang pedemo.

"Hidup korban!"

Baca: 833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Beri Ganti Rugi

"Rezim pengecut!"

Seorang demonstran juga sempat mempersoalkan tindakan aparat yang dinilai melanggar hak konstitusi mereka untuk mengungkapkan aspirasi.

"Di Jakarta saja seperti ini, bagaimana yang di daerah lain? Di Jakarta saja yang pusat pemerintahan, di depan kantor Komnas HAM saja, hak konstitusi warga dilanggar," ujar seorang pedemo.

Sejumlah tuntutan pedemo adalah penuntasan kasus Munir, penghilangan aktivis pada 1997/1998, kasus Novel Baswedan, tragedi 1965/1966, tragedi Semanggi, juga kerusuhan Trisakti. Vo/Kso

Terkait
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter Untuk Kapal 30-200 GT
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter Untuk Kapal 30-200 GT
Utang Rp2,8 Triliun, Aset Perusahaan Udang Kaesang Tak
Dugaan Kebocoran Informasi OTT Langkat dan Kuansing, KP
Waduh... Menhaj Akui Hadapi Banyak "Titipan Kepentingan
Lainnya
Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 Didapat PJ Bupati Kampar
Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 Didapat PJ Bupati Kampar
Lawan Terorisme, Indonesia Dapat Tiru Konsep CTAP Selan
Universitas Pahlawan MoU dengan UPT-LK Untuk Persiapkan
Mahasiswi Tewas tanpa Busana, Motifnya Diduga Diperkosa
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang Benar-Benar Padam
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang Benar-Benar Padam
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Dinkes-KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2.000 Masker
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung
Olahraga
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilih
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat