Jokowi Terbitkan Perpres Supervisi, KPK Diminta Ambil Alih Kasus Mangkrak

Mawardi Tombang
Kamis, 29 Oktober 2020 07:08:07
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana di kantor ICW, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).(foto: Kompas.com)

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Indonesia Corruption Wacth ( ICW) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) untuk mengambil alih penanganan kasus korupsi yang mangkrak di Kejaksaan Agung maupun Kepolisian RI.

Hal ini disampaikan peneliti ICW Kurnia Ramadhana menanggapi terbitnya Peraturan Presiden Nomor 102 Tahun 2020 tentang Supervisi Pembetantasan Tindak Pidana Korupsi yang memungkinkan KPK mengambil alih kasus yang ditangani Polri dan Kejagung.

"Jika memang tidak ada perkembangan yang signifikan, maka KPK harus mulai mengambil inisiatif untuk mengambil alih penanganan perkara tersebut," tutur Kurnia, Rabu (28/10/2020).

Kurnia mengatakan, KPK dapat memulai kegiatan supervisi dalam penanganan kasus Djoko Tjandra yang sedang ditangani Kejagung dan Polri. Sebab, menurut Kurnia, ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab dalam kasus itu antara lain dugaan ketetlibatan oknum jaksa lain, internal Mahkamah Agung, serta politikus lain selain Andi Irfan Jaya.

Baca: Irjen Napoleon Singgung Kedekatan Tommy Sumardi dengan Kabareskrim

Kurnia mengatakan, hal itu mesti didalami KPK perkembangannya pada Kejaksaan Agung dan Kepolisian.

"Jika jawaban yang didapat sekadar normatif atau ada upaya untuk melindungi pihak tertentu, maka selayaknya KPK dapat mengambil alih seluruh penanganan yang ada," ucap Kurnia.

Ia mengatakan, dengan terbitnya perpres tersebut maka Kejagung dan Polri mesti bersikap kooperatif jika KPK sedang melakukan supervisi kasus yang mereka tangani.

Presiden Joko Widodo meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 102 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Supervisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca: Salah Ketik UU Cipta Kerja, Sekretariat Negara: Murni Human Error

Dalam beleid tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berwenang mengambil alih kasus korupsi yang ditangani Polri dan Kejaksaan.

Ketentuan tersebut termaktub dalam Pasal 9 Ayat 1 Perpres No 102 Tahun 2020 yang merupakan peraturan turunan dari Pasal 10 ayat Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

"Berdasarkan hasil supervisi terhadap perkara yang sedang ditangani oleh instansi yang berwenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Komisi Pemberantasan Korupsi berwenang mengambil alih perkara Tindak Pidana Korupsi yang sedang ditangani oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dan/ atau Kejaksaan Republik Indonesia," demikian bunyi ketentuan tersebut.

Baca: Protes Ucapan Presiden Prancis, Muhammadiyah Pilih Pendekatan Diplomatik

sumber: kompas.com

Terkait
Jadi Tuan Rumah Forum Penanganan Bencana, Jokowi Kita Jadikan Promosi Wisata
Jadi Tuan Rumah Forum Penanganan Bencana, Jokowi Kita Jadikan Promosi Wisata
Mundur dari KPK, Febri Diansyah Berencana Bangun Geraka
BNPT Telusuri Afiliasi Penusuk Syekh Ali Jaber dengan J
Tak Transparan, KIP: 85 Persen BUMN Pelit Beri Informas
Lainnya
Kamis Pekan Depan, Nurhadi dan Menantunya Hadapi Sidang Perdana
Kamis Pekan Depan, Nurhadi dan Menantunya Hadapi Sidang Perdana
Pimpinan DPRD Riau Resmi Dilantik, Ini Harapan Gubernur
10 WNA di Jambi Punya e-KTP, Satu Orang Masuk DPT
Produksi Melimpah, DPR Sesalkan Pemerintah Impor Jagung
Budaya
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarik
Bupati Sukiman: Budaya Melayu Harus Dilestarikan dan Te
Kriminal
Resnarkoba Polres Kampar Musnahkan Sabu Yang Ditangkap 2 Pekan Lalu
Resnarkoba Polres Kampar Musnahkan Sabu Yang Ditangkap 2 Pekan Lalu
Bertarung Dengan Sengit, Akhirnya Penjambret Warga Tara
Warga Kompak, Tangkap Pelaku Pencurian Sapi di Senama N
Entertainment
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelaya
Global
Pasang Surut Hubungan Prancis Dengan Dunia Islam, Atas Nama Kebebasan dan Sekularisme
Pasang Surut Hubungan Prancis Dengan Dunia Islam, Atas Nama Kebebasan dan Sekularisme
Dior Tampilkan Kain Endek Bali Pada Paris Fashion Week
GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawa
Ottech
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Daihatsu Resmi Luncurkan New Astra Daihatsu Sigra
Awas! VPN Palsu Penyebar Malware Beredar
Lifestyle
OKP Kompas Tanam Pohon, Harapkan Pekanbaru Hijau dan Asri
OKP Kompas Tanam Pohon, Harapkan Pekanbaru Hijau dan Asri
Ansar: Rumah Rehabilitasi Jadi Solusi Para Pecandu Nark
“Malaikat” yang Tak Pernah Kami Jumpa
Leisure
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Khawatir Dampak Corona, Wisatawan China Batal ke Istana
Ini Dampak Virus Corona bagi Wisatawan Bintan