Jusuf Kalla Cerita Alasan Jokowi Copot Rizal Ramli di Kabinet Kerja

Mawardi Tombang
Sabtu, 7 November 2020 19:03:29

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bercerita alasan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mencopot Rizal Ramli saat menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia di Kabinet Indonesia Kerja.

Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla untuk membantah tudingan dirinya telah menjegal Rizal ketika hendak menjadi menteri di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan saat menjabat menteri di era Presiden Jokowi.

Menurut sosok yang akrab disapa JK ini, Rizal Ramli dicopot oleh Presiden Jokowi bukan atas hasutannya. "Di era Pak Jokowi (Jilid I) dia tidak bisa memimpin dan koordinir menteri-menteri di bawahnya. Tidak bisa koordinasi, akhirnya di-reshuffle setelah 10 bulan menjabat," kata JK di kanal YouTube Karni Ilyas Club, Kamis, 6 November 2020.

JK mengaku menyaksikan saat-saat Jokowi menyampaikan akan mencopot Rizal. "Waktu itu dia dipanggil, saya sedang bersama Pak Jokowi. Dijelaskan bahwa untuk kebaikan kabinet, maka dia diganti," ujar Kalla.


Lanjut cerita, Rizal Ramli tidak terima dicopot begitu saja dan mempertanyakan alasan Jokowi mencopot dirinya. "Wah, dia menolak (dicopot). Dia tanya, apa salah saya? Wah, banyak ngomongnya panjang lebar. Saya dengar saja, itu kan maunya Pak Jokowi," ucap Kalla.

Baca: Prabowo ke Rusia, Putin Beri Kehormatan Khusus di Eastern Economic Forum

Menurut cerita JK, Presiden Jokowi ketika itu meminta Rizal untuk menunggu penjelasannya di ruang lain di Istana, sementara presiden meminta waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya yang lain terlebih dahulu. Presiden, lanjut JK, baru selesai dengan pekerjaannya sekitar pukul 10 malam ketika itu dan ternyata Rizal masih setia menunggu.

"Pak Jokowi tanya ke ajudan apakah Rizal masih ada. Kata ajudan, masih ada. Lalu, Pak Jokowi bilang ke ajudan untuk diam-diam saja karena kami (Jokowi dan JK) mau pulang. Jadi, kami pulang diam-diam, tinggalkan Rizal Ramli di kamar lain itu," kata JK. Ketua Umum PMI ini merasa kasihan dengan Rizal atas kejadian tersebut.

Sementara di era SBY, ujar Kalla, Rizal batal menjadi menteri karena memang tidak dipanggil saat interview calon menteri. Menurut JK, SBY awalnya memang sempat menawarkan posisi sebagai Menteri Perindustrian, kendati Rizal diketahui ingin posisi Menteri Keuangan atau Menteri BUMN.

"Saya tak pernah halangi. Ya maunya (dia begitu), tapi yang menentukan kan Presiden. Waktu itu semua calon menteri kan di-interview dulu oleh Pak SBY. Semua dipanggil. Dia tidak pernah dipanggil. Memang dia tidak pernah diperhitungkan oleh pak SBY, kalau diperhitungkan kan harusnya dia dipanggil," ujar JK.

Sementara menurut Rizal Ramli, JK sejak dulu yang selalu berusaha menjegal dirinya. "JK selalu block saya. Pokoknya JK enggak mau Rizal pegang ekonomi dan keuangan," kata Rizal Ramli di kanal YouTube Karni Ilyas Club, dua pekan lalu.

Baca: Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Riau Jadi Wilayah dengan Kasus Terbanyak

sumber: tempo.co



Terkait
Defisit APBN 2027 Berpotensi Melebar, Beban Program Baru Tekan Ruang Fiskal Pemerintah
Defisit APBN 2027 Berpotensi Melebar, Beban Program Baru Tekan Ruang Fiskal Pemerintah
Bakom dan Kemendagri Selidiki Viral Makalah Usulan MBG
Karyawan Akui Pinjamkan KTP dan ATM demi Uang, Sidang K
Stok Beras Aman, Firman Soebagyo Ingatkan Potensi Anoma
Lainnya
5.000 Orang Terima Manfaat Program Ramadhan Ceria UMRI
5.000 Orang Terima Manfaat Program Ramadhan Ceria UMRI
Disdik Kucurkan Hampir Setengah Miliar Rehab Ruang Kela
Jalan di Kecamatan Kuala Baru Aceh Singkil Tergenang, W
Wacana Selebgram Dikenakan Beban Pajak
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hukum
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Tiga Hakim MK Soroti Verifikasi Syarat Pendidikan Gibra
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket