Menhan: Kalau Ada yang Bilang Kafir, Saya Tempeleng

Alwira Fanzary
Selasa, 5 Maret 2019 20:58:28
Ryamizard Ryacudu

KANALSUMATERA.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu angkat bicara terkait usulan Nahdlatul Ulama yang menganjurkan kata kafir diganti menjadi nonmuslim untuk menyebut orang di luar Islam. Kata Ryamizard, istilah kafir yang sangat mudah disampaikah oleh segelintir orang telah mengganggu rasa persaudaraan antar-sesama anak bangsa.

"Saya selalu baca ayat ‘lakum diinukum wa liyadiin'. Bagiku agamaku, bagimu agamamu. Saya tidak menyembah yang kamu sembah dan kamu tak menyembah yang aku sembah. Masuk neraka itu urusan Tuhan, enak saja bilang kafir-kafir. Kalau ada yang bilang kafir, saya tempeleng," kata Ryamizard saat pembukaan Rakor Evaluasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2019.

Ryamizard seperti yang dilansir dari Viva.co.id menyampaikan rasa prihatinnya tentang mulai retaknya rasa persatuan. Pancasila sebagai dasar negara harus dipegang yakni saling menghormati antarumat beragama. Ia melihat saling ejek dan fitnah belakangan ini dilatari perbedaan pilihan politik.

"Kalau ribut masalah agama kita harus ingat bahwa Pancasila sudah mengakomodasi agar masyarakat bisa menjalankan ibadahnya masing-masing dengan tenang. Kita bukan negara agama, kita ini Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), jadi harus saling menghormati," kata dia.

Sebelumnya, Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama menyarankan agar Warga Negara Indonesia yang beragama nonmuslim tak lagi disebut sebagai kafir. Karena menurut para ulama, kata kafir dianggap mengandung unsur kekerasan teologis.

Baca: Ketua Mahkamah Agung Luncurkan Aplikasi E-RIS Secara Virtual

Ketua PBNU Said Aqil Siradj menyampaikan bahwa dalam sistem kewarganegaraan pada suatu negara bangsa, tidak dikenal istilah kafir. Karena itu, setiap warga negara memiliki kedudukan dan hak yang sama di mata konstitusi.

"Istilah kafir berlaku ketika Nabi Muhammad di Mekah. Tapi setelah Nabi Muhammad hijrah ke kota Madinah, tidak ada istilah kafir untuk warga negara Madinah, yang ada adalah nonmuslim," kata Said Aqil.

Said menuturkan ketika itu ada tiga suku nonmuslim, yaitu suku Bani Qoynuqa, Bani Quraizah, Bani Nadhir. Mereka semua disebut nonmuslim, tidak disebut kafir.

"Ini harus kita jelaskan secara ilmiah. Ya enggak apa-apa, saya sendiri sering dikafirkan orang," lanjut Said. Kso

Terkait
Bareskrim Tahan Ambroncius Nababan dalam Kasus Rasisme Kepada Natalius Pigai
Bareskrim Tahan Ambroncius Nababan dalam Kasus Rasisme Kepada Natalius Pigai
Tiga PR Calon Kapolri Listyo Sigit Menurut Ketua DPR Pu
Komisi Hukum DPR Ingin Tahu Mekanisme Pemilihan Calon K
13 Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi Setelah Dicocok
Lainnya
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Minta Disperindag Buat Aturan Pasar Ramadan Saat Pandemi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Minta Disperindag Buat Aturan Pasar Ramadan Saat Pandemi
Meriah, Suzuki Salesman Competition 2019 Diikuti 72 Ora
Menkominfo : Ada 500 ribu URL Sebarkan Hoaks Papua
Tiga Ekor Harimau Berkeliaran di Perkebunan Warga di Ri
Leisure
Sukses di Butik dan Make Up, Fifi dan Budhitama Rambah Dunia Kuliner, Hadirkan Street Boba Pekanbaru
Sukses di Butik dan Make Up, Fifi dan Budhitama Rambah Dunia Kuliner, Hadirkan Street Boba Pekanbaru
Dorong Tumbuhnya Pariwisata Batam, Disbudpar Batam Gela
Demi Dibukanya Pariwisata Kepri, 30 Ribu Pelaku Parekra
Politik
Sambil Makan Durian, Bupati M. Adil Curhat ke Syahrul Aidi Terkait Kondisi Kepulauan Meranti
Sambil Makan Durian, Bupati M. Adil Curhat ke Syahrul Aidi Terkait Kondisi Kepulauan Meranti
Hendry Munief Sambut Baik Habib Salim Segaf Al Jufri D
DPP PKS Sambangi Kepri, Perkuat Misi PKS pada Pemilu 20
Nasional
DPP PKS Apresiasi Sikap Gubernur & Wagub Sumbar Terkait Mobil Dinas Untuk Penanganan Covid-19
DPP PKS Apresiasi Sikap Gubernur & Wagub Sumbar Terkait Mobil Dinas Untuk Penanganan Covid-19
76 Tahun Indonesia Merdeka, Banyak Daerah Yang Belum Me
Menteri Perdagangan: Kalau Tak Mau Vaksin ke Pasar Saja
Budaya
Museum Batam Raja Ali Haji Distandarisasi, Kemendikbud: Jangan Asal Taruh Barang Saja
Museum Batam Raja Ali Haji Distandarisasi, Kemendikbud: Jangan Asal Taruh Barang Saja
Gubernur Sumsel Optimis Kain Khas Sumsel Tembus Pasar N
Aksi Tari Losung Desa Ranah Sungkai Kampar Pukau Pengun
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Entertainment
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelaya