Pemprov Kepri Alokasikan Dana Khusus Bersihkan Tumpahan Minyak

Alwira Fanzary
Selasa, 5 Maret 2019 20:42:33
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengaku belum memiliki alokasi dana khusus untuk pembersihan wilayah terdampak tumpahan minyak di perairan Batam. Rencananya, Pemprov akan mengalokasikan dana khusus dalam anggaran daerah perubahan 2019.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kepri Samsul Bahrum seperti yang dilansir dari CNNIndonesia menjelaskan, selama ini dana masih berasal dari alokasi anggaran kementerian pusat untuk instansi dinas di daerah.

Salah satunya adalah anggaran dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebesar Rp200 juta. Namun, dana tersebut hanya dikucurkan untuk kejadian insidental ketika terjadi tumpahan minyak.

"Rencananya akan dialokasikan secara khusus oleh Pemprov di anggaran perubahan 2019 ini," tukas Samsul di Kantor Kementerian Koordinasi Maritim, Selasa (5/3).

Menurut dia, tumpahan minyak terjadi secara periodik, yakni setiap bulan September hingga April. Kondisi ini diperburuk dengan musim angin utara yang membawa sampah buangan kapal ke perairan Batam.

Baca: Prabowo Peringatkan Negara Penghina Indonesia, Siap Bongkar Perusahaan Terkait Karhutla

Samsul mengatakan selama ini pemerintah telah berupaya membersihkan sampah tersebut. Kendati demikian, diperlukan upaya pencegahan supaya pencemaran tidak menjadi bencana musiman di perairan Batam.

"Secara tegas Pak Menko Maritim (Luhut Panjaitan) mengatakan masing-masing satuan tugas harus melakukan koordinasi termasuk dengan Pemprov. Tinggal pencegahannya supaya tidak terjadi lagi," katanya.

Bawa Kasus ke Jalur Hukum

Pemerintah siap membawa kasus tumpahan minyak di perairan Batam ke meja hijau. Saat ini, pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau memperkuat koordinasi untuk mendalami kasus tersebut.

"Kami akan akan melakukan penegakkan hukum kepada pihak-pihak, kalau terindikasi melakukan pencemaran tumpahan minyak yang ada di Kepulauan Bintan dan Kepulauan Batam," kata Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rasio Ridho Sani.

Baca: Prabowo Panggil Menkum Supratman ke Istana, Bahas Urusan Kementerian dan Partai

Rasio menjelaskan pemerintah tidak ragu untuk memberikan sanksi pidana maupun gugatan perdata kepada pihak yang terbukti melakukan pembuangan limbah ilegal di perairan Batam. Pemerintah juga bakal mengajukan tuntutan ganti rugi atas kerusakan lingkungan dan kerugian yang ditimbulkan.


Rasio mengatakan pemerintah telah beberapa kali membersihkan tumpahan minyak di lokasi tersebut bersama pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya sejak tahun 2016-2017. Sayangnya, ia tidak menuturkan besarnya kerugian yang ditanggung masyarakat selama ini atas tumpahan minyak tersebut.

"Kami sedang mendalami sumber-sumber tumpahan minyak ini. Kami akan melakukan tindakan tegas," imbuhnya. Kso



Terkait
Puan Buka Suara soal Wacana Penggabungan BMKG dan Badan Geologi
Puan Buka Suara soal Wacana Penggabungan BMKG dan Badan Geologi
Bakom dan Kemendagri Selidiki Viral Makalah Usulan MBG
Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainka
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UM
Lainnya
Stasiun Bogor Berbenah, Peron Diperpanjang dan Kanopi Ditambah untuk KRL 12 Gerbong
Stasiun Bogor Berbenah, Peron Diperpanjang dan Kanopi Ditambah untuk KRL 12 Gerbong
PBSI Karimun Jaring Bibit Pebulutangkis Tingkat Pelajar
Gunakan Perangkat Parabola Jadi Modus Baru Penyebaran N
Kelulusan Tes SKD CPNS Tahun Ini Hanya 2 Persen
Nasional
Suahasil Rombak 5 Pejabat Kemenkeu, Sekjen Era Purbaya Diganti
Suahasil Rombak 5 Pejabat Kemenkeu, Sekjen Era Purbaya Diganti
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Kemiskinan, Sebut Le
Prabowo Peringatkan Negara Penghina Indonesia, Siap Bon
Hukum
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI T
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittihadul Muballighin Perkuat Kompetensi Pendakwah
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittihadul Muballighin Perkuat Kompetensi Pendakwah
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Bimtek SPMI, Perkuat Komit
Wabup Misharti Edukasi Pelajar SMP V Tambang tentang Ba
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind