Perludem Minta Pemerintah Terbuka Jika Ada Klaster Pilkada 2020

Mawardi Tombang
Sabtu, 12 Desember 2020 15:21:03

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Anggota Dewan Pembina Perludem, Titi Anggraini, meminta pemerintah terbuka jika muncul klaster Pilkada 2020.


"Pemerintah kalau memang mendapati data ada peningkatan, sikap terbuka jauh lebih baik," ujar Titi dalam diskusi Perspektif Indonesia, Sabtu, 12 Desember 2020.

Titi menilai, dengan keterbukaan, masyarakat akan belajar bahwa risiko penularan Covid-19 itu ada, nyata, dan semakin mendekat. Jika ada pengumuman oleh pemerintah terkait peningkatan kasus nantinya, Titi meminta agar tidak dianggap sebagai rongrongan.

Menurut dia, pemerintah perlu menyiapkan antisipasi risiko terburuk, termasuk jika ada penambahan kasus akibat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara.

Baca: Ketua MPR Ahmad Muzani: MBG Bukan Sekadar Makanan, tapi Investasi Generasi Emas 2045

"Dan jangan dianggap sebagai kegagalan di tengah capaian yang sudah dianggap mampu diraih Indonesia pada 9 Desember kemarin," ucap dia.

Titi juga meminta KPU bekerja sama dengan Satgas Penanganan Covid-19 untuk memberikan perlindungan kepada para petugas KPPS yang punya risiko tinggi setelah mereka bertugas.

Pasalnya, KPU hanya menyiapkan skema rapid test untuk petugas sebelum melakukan pemungutan suara. Sedangkan, mereka tetap memiliki risiko terpapar Covid-19 karena harus mendatangi pemilih yang berada di ruang isolasi.

Baca: Pengukuhan Paskibraka HUT ke-81 RI Dijadwalkan 15 Agustus, Latihan Dimatangkan di Istana


Sumber: tempo.co



Terkait
Monica Subastia Resmi Pimpin Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030
Monica Subastia Resmi Pimpin Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Keca
Jaga Kedaulatan Negara, Komarudin Watubun Dorong Pemben
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Ak
Lainnya
UMRI Rayakan Milad Ke-17 Dengan Semangat Inovasi, Kolaborasi, Dan Internasionalisasi
UMRI Rayakan Milad Ke-17 Dengan Semangat Inovasi, Kolaborasi, Dan Internasionalisasi
Rusidi: Merubah Perolehan Suara Peserta Pemilu Bisa Dip
Putusan MK: Inkonstitusional Aturan KTP Elektronik seba
Dua Pengedar Narkoba Diringkus, Satu Orang Berstatus Ma
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Nasional
Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Puan Minta Kekuatan APBN Dikaji
Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Puan Minta Kekuatan APBN Dikaji
HUT ke-81 TNI Batal di Monas, Upacara Dipindah ke Mabes
UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Aturan Baru Penguasaan
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Parpol PPP Semester II 2026
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Parpol PPP Semester II 2026
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fr
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi