PKS Keluarkan 7 Pernyataan Sikap Terkait Serangan Israel ke Qatar

Mawardi Tombang
Rabu, 10 September 2025 18:57:24

Jakarta, KANALSUMATERA.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengutuk keras tindakan Israel yang kembali melanggar kedaulatan negara lain. DPP PKS resmi mengeluarkan tujuh pernyataan sikap atas serangan Israel terhadap Qatar baru-baru ini.

Ketua DPP PKS Bidang Hubungan Luar Negeri yang juga anggota Komisi I DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Maazat Lc MA dalam pers rilisnya pada Rabu (10/9/2025) menyebutkan bahwa DPP PKS kembali mengutuk dengan keras tindakan Israel di Timur Tengah. Serangan terhadap Qatar adalah bagian dari pelanggaran hukum internasional dan mencoreng kedaulatan negara Qatar.

"DPP PKS mengutuk keras serangan Israel terhadap Qatar. Tindakan ini (menyerang negara lain-red) sudah yang ke sekian kali dan tidak bisa kita biarkan terus menerus. Untuk itu DPP PKS mengeluarkan tujuh pernyataan resmi atas tindakan tersebut," kata Syahrul Aidi dalam pernyataannya.

Tujuh pernyataan tersebut diantaranya, pertama mengutuk dengan keras atas serangan brutal tersebut dan dianggap telah melanggar hukum internasional.

Baca: Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya.

Kedua, meminta Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membekukan keanggotaan Israel. "Pembekuan ini sejalan dengan tindakan rezim apartheid di Afrika Selatan di masa lalu. Saat itu PBB memboikot dan memberikan sanksi internasional. Yang dilakukan oleh Israel ini lebih berat dari itu." tegas Syahrul Aidi.

Ketiga, menyerukan kepada Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk secepatnya mengambil tindakan diplomatik, politis dan tekanan ekonomi kepada Israel.

Keempat, mendukung negara yang pernah diserang Israel untuk melaporkan Israel ke Pengadilan Internasional (ICC). Pelaporan ini dianggap perlu karena pembiaran Israel terus menyerang negara lain akan memicu tindakan yang sama diantara negara yang bertikai lainnya.

"Kelima, menyerukan kepada dunia internasional untuk memboikot produk terafiliasi dengan Israel. Boikot ini penting untuk memberikan tekanan secara ekonomi kepada produk dari dalam negeri Israel atau produk yang mendukung negara Israel." tegasnya.

Baca: Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah

Ke enam, meminta Amerika Serikat dan Uni Eropa menghentikan pemberian dukungan dan bantuan kepada Israel. Israel tidak hanya ancaman bagi Palestina dan kawasan Timur Tengah tapi juga ancaman bagi seluruh negara dan perdamaian dunia.

Ketujuh, meminta kepada seluruh negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel agar memutuskan hubungan dengan Israel karena Israel tak akan menghormati kedaulatan sebuah negara. "Jangan gadaikan kehormatan negara dengan mendukung Israel yang melakukan genosida dan melanggar kedaulatan negara lain." tegasnya.

Syahrul Aidi menegaskan apapun alasan Israel menyerang negara lain tidak dapat diterima. Dunia internasional memiliki prosedur jika terkait persoalan antar bangsa.

Terkait
Dari Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrastruktur Krusial Demi Masa Depan Cilacap
Dari Festival Aspirasi BAM DPR RI, Revitalisasi Infrastruktur Krusial Demi Masa Depan Cilacap
Pemerintah Dikritik Angkat SPPG sebagai PPPK, Koalisi G
Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Berbasis Link
Update Bencana Sumatera per 31 Desember oleh BNPB: Korb
Lainnya
Laut Kita Simpan Potensi 19 Ribu Trilliun per Tahun, Belum Digarap Maksimal
Laut Kita Simpan Potensi 19 Ribu Trilliun per Tahun, Belum Digarap Maksimal
MAM Lakitan Pesisir Selatan kirim delapan santri ke Pon
Kapolda Bengkulu: Kades Jangan Takut Gunakan Dana Desa
Tidak Percaya Keberadaan Kuman, Presenter TV AS Ini Tak
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Daerah
Bupati Kampar Ahmad Yuzar Lantik Ardi Mardiansyah sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar
Bupati Kampar Ahmad Yuzar Lantik Ardi Mardiansyah sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar
Bupati Kampar Sambut Kunjungan Kerja Plt Gubernur Riau
Momentum HUT Inhil ke-61, Anggota DPRD Riau Samsuri Dar
Hukum
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Global
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Nasional
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi: IMYF 2026 Perkuat Solidaritas Pemuda Muslim Dunia
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi: IMYF 2026 Perkuat Solidaritas Pemuda Muslim Dunia
Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional d
Kolaborasi Film Nasional Kian Menguat, Hendry Munief Do
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind