PLN Utang Rp 24 Triliun untuk Wujudkan Program 35.000 MW

Alwira Fanzary
Jumat, 9 November 2018 15:12:44

KANALSUMATERA.com - PT PLN (Persero) meneken perjanjian Fasilitas Pinjaman Sindikasi (Syndicated Loan Facilities) senilai US$ 1,62 miliar atau setara Rp 24,3 triliun (US$ 1= Rp 15.000) dengan 20 bank internasional pada tanggal 25 Oktober 2018. Pinjaman ini untuk mendukung program kelistrikan 35.000 MW.

Dari keterangan tertulis PLN yang dimuat di Detik.com, fasilitas pinjaman ini terdiri dari fasilitas pinjaman berjangka (Term Loan Facility) senilai US$ 1,32 miliar dengan tenor 5 tahun, dan Revolving Credit Facility senilai US$ 300 juta dengan tenor 3 tahun. Sehingga total fasilitas pinjaman menjadi sebesar US$ 1,62 miliar.

Fasilitas pinjaman ini meningkat dari jumlah komitmen awal pihak bank sebesar US$ 1,5 miliar. Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto mengatakan, pinjaman jenis ini untuk pertama kalinya dilakukan oleh PLN.

"Ini adalah fasilitas offshore sindikasi US$ pertama kalinya untuk PLN dan merupakan tonggak sejarah baru bagi perusahaan sebagai bukti bahwa perusahaan memiliki diversifikasi sumber-sumber pendanaan yang beragam," katanya, Senin (5/11/2018) lalu.

Baca: Syahrul Aidi Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB


Dia mengatakan, proses sindikasi pinjaman ini direspons dengan baik oleh pasar keuangan dengan harga yang sangat kompetitif di tengah situasi pasar sedang volatile seperti saat ini. Dana dari fasilitas kredit sindikasi ini akan digunakan untuk mendanai investasi PLN dan untuk tujuan korporasi secara umum (general corporate purposes) kaitannya dengan proyek 35.000 MW.

PLN mendapat credit rating internasional yaitu Baa2 (Moody's), BBB (Fitch Ratings), dan BBB- (Standard & Poor's) di mana rating tersebut yang sama dengan credit rating Pemerintah Indonesia. Dto/KS



Terkait
Puan Buka Suara soal Wacana Penggabungan BMKG dan Badan Geologi
Puan Buka Suara soal Wacana Penggabungan BMKG dan Badan Geologi
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Dis
BGN Perketat Pengawasan Dapur MBG, CCTV Terhubung Pusat
Kolaborasi Film Nasional Kian Menguat, Hendry Munief Do
Lainnya
Bawaslu Se-Riau Tertibkan 11.890 Baliho dan Spanduk Calon Kepalaa Daeraah
Bawaslu Se-Riau Tertibkan 11.890 Baliho dan Spanduk Calon Kepalaa Daeraah
Satgas Covid-19 PMRJ Salurkan Sembako ke Mahasiswa dan
Mahasiswa Aceh Geruduk Kantor Gubernur Minta Cabut Izin
Baru Dibangun, Pos Jaga Pelabuhan Perikanan Selatpanjan
Politik
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Demokrat, PKS, NasDem Masih Menunggu
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Demokrat, PKS, NasDem Masih Menunggu
Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Demokrat hingga PKS B
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah M
Hukum
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray,
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Nasional
Puan Maharani Soroti Kesehatan Warga Terdampak Karhutla, Minta Pemerintah Bertindak Cepat
Puan Maharani Soroti Kesehatan Warga Terdampak Karhutla, Minta Pemerintah Bertindak Cepat
Prabowo Jamu El-Sisi di Istana Negara, Hubungan Histori
Presiden Mesir Dikawal Pasukan Berkuda ke Istana, Prabo
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2