Prabowo Resmi Lantik Sarmuji Jadi Menteri Perindustrian Gantikan Agus Gumiwang
KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) dalam perombakan Kabinet Merah Putih.
Pelantikan Sarmuji berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (01/10/2026). Ia dipercaya mengisi posisi Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Baca: Indonesia Hormati Grasi Presiden Filipina untuk Mary Jane Veloso
Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, dilakukan pembacaan keputusan presiden mengenai pengangkatan para pejabat negara yang masuk dalam susunan terbaru kabinet.
Prabowo kemudian memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti Sarmuji. Dalam prosesi tersebut, Sarmuji menyatakan kesiapannya menjalankan amanah sebagai Menteri Perindustrian.
Baca: Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Rusia Dorong Penguatan Kemitraan Strategis
"Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," kata Prabowo menyebutkan sumpah jabatan diikuti oleh Sarmuji.
Usai pengucapan sumpah, Sarmuji menandatangani berita acara pengambilan sumpah jabatan. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo.
Baca: Mendagri Siapkan Tiga Skema Solusi Atasi Krisis Gaji Pegawai Pemda dan PPPK
Sarmuji sebelumnya dikenal sebagai politikus Partai Golkar dan menjabat Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar. Ia juga merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur I sebelum masuk ke jajaran Kabinet Merah Putih.
Pengangkatan Sarmuji menjadi bagian dari rangkaian reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo. Sejumlah posisi menteri dan pejabat negara lainnya juga mengalami perubahan dalam pelantikan yang digelar pada hari yang sama. (SM)
