Gaji dan Tunjangan Guru Diminta Naik Usai Pemerintah Tingkatkan Tukin Prajurit TNI

Kanama Amar
Selasa, 4 Agustus 2026 18:58:14

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Kebijakan pemerintah menaikkan tunjangan kinerja (tukin) bagi prajurit TNI dan pegawai Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. Ia menilai kebijakan tersebut patut diapresiasi, namun berharap pemerintah juga segera meningkatkan gaji dan tunjangan para guru di Indonesia. Selasa (04/08/2026).

Menurut Lalu Hadrian, kenaikan tukin bagi TNI merupakan keputusan yang telah melalui berbagai pertimbangan dan kajian pemerintah. Meski demikian, perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik dinilai tidak boleh diabaikan, mengingat masih banyak guru yang menghadapi keterbatasan ekonomi dalam menjalankan tugasnya.

"Kenaikan tukin TNI tentu sudah melalui kajian yang mendalam. Kami tidak mempersoalkan kebijakan itu. Tetapi kami juga berharap gaji maupun tunjangan guru segera dinaikkan, karena masih banyak guru yang hidup dalam keterbatasan ekonomi," kata Lalu Hadrian.

Baca: Bahlil Tanggapi Pujian Prabowo, Pilih Buktikan Kinerja Lewat Kerja Nyata

Ia menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan guru harus menjadi bagian dari agenda prioritas nasional. Menurutnya, profesi guru memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas sehingga layak memperoleh penghargaan melalui peningkatan penghasilan.

"Guru adalah pilar utama pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, peningkatan kesejahteraan guru bukan sekadar memenuhi hak mereka, tetapi merupakan investasi besar bagi masa depan bangsa," ujarnya.

Baca: BGN Temukan 414 Rekening SPPG Bermasalah, Rp311 Miliar Langsung Dikembalikan ke Kas Negara

Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat (NTB) itu juga menyoroti kondisi kesejahteraan guru di Indonesia yang dinilai masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Ia menyebut peningkatan gaji dan tunjangan guru menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat kualitas pendidikan nasional.

"Kalau kita melihat negara-negara lain di ASEAN seperti Malaysia, Singapura, bahkan Vietnam, kesejahteraan guru mereka jauh lebih baik dibandingkan guru-guru kita di Indonesia. Karena itu Komisi X berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru, baik gaji maupun tunjangan," tegasnya.

Menurut Lalu Hadrian, kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan para tenaga pendidik. Ia menilai negara-negara yang sukses membangun sistem pendidikan selalu memberikan penghargaan tinggi kepada guru, termasuk melalui jaminan kesejahteraan yang memadai.

Baca: Komisi III DPR Jemput Aspirasi Daerah, Matangkan RUU Perampasan Aset Berkeadilan

Selain itu, ia berpandangan pemerintah masih memiliki ruang fiskal untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Anggaran pendidikan yang selama ini menjadi salah satu pos terbesar dalam APBN diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap kehidupan para pendidik, bukan hanya terserap pada pembangunan infrastruktur maupun program administratif.

Lalu Hadrian juga optimistis Presiden memiliki komitmen untuk memperbaiki kesejahteraan guru. Namun, menurutnya, diperlukan langkah lanjutan berupa penyusunan regulasi dan payung hukum agar kebijakan tersebut dapat segera direalisasikan.

Baca: 833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Beri Ganti Rugi

"Presiden sebenarnya sudah punya arah ke sana. Tinggal sekarang regulasi ini oleh kementerian teknis disiapkan, sementara Kementerian Keuangan juga harus melihat komponen regulasi yang menjadi payung hukum untuk peningkatan kesejahteraan guru," katanya. (SM)

Terkait
Mendagri Usulkan Pilkada Asimetris untuk Tekan Korupsi, Daerah Rawan Bisa Dipilih DPRD
Mendagri Usulkan Pilkada Asimetris untuk Tekan Korupsi, Daerah Rawan Bisa Dipilih DPRD
BGN Raih Opini WTP dari BPK, Laporan Keuangan Era Dadan
Lindungi Hajat Rakyat dari Kartel Pangan, Darmadi Doron
Pemerintah Dikritik Angkat SPPG sebagai PPPK, Koalisi G
Lainnya
Kerugian Gempa Solok Selatan Capai Rp 25 Miliar
Kerugian Gempa Solok Selatan Capai Rp 25 Miliar
Asa dari Migas yang Tersisa
Heboh Produk Tisu Toilet Bersimbol Mirip Lafaz Allah
2 Hakim PN Jaksel Kena OTT Suap Jadi Tersangka
Lifestyle
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker d
Olahraga
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Bonus Rp27 Miliar Tak Kunjung Cair, Atlet dan Pelatih R
Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026, Borong 12 Medali d
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik