Riau Darurat Karhutla

Alwira Fanzary
Selasa, 19 Februari 2019 16:16:19
Karhutla (Ilustrasi)

KANALSUMATERA.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger, menyatakan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di pesisir Riau masih jauh dari konsesi perusahaan kehutanan. Pemerintah provinsi menetapkan siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Saya lihat sepertinya masih jauh dari area perusahaan, tapi pastinya perusahaan sudah berdebar-debar sekarang," kata Edwar Sanger usai rapat penetapan Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau di Pekanbaru, Selasa (19/2).

Seperti yang dilansir dari Antara, Edwar mengatakan sudah melakukan pemantauan melalui helikopter di daerah yang terbakar, seperti Rokan Hilir (Rohil), Dumai, Kepulauan Meranti, dan Bengkalis. Kondisi cuaca di daerah pesisir sangat minim hujan, lokasi kebakaran juga jauh dari akses jalan, ditambah lagi angin berhembus kencang.

Karena itu, ia meminta pihak perusahaan kehutanan dan kelapa sawit jangan hanya berpangku tangan melihat kondisi tersebut. Karhutla di sekitar area perusahaan, meski itu milik masyarakat, harus dibantu pemadamannya agar tidak meluas.

Baca: Ketua MPR Ahmad Muzani: MBG Bukan Sekadar Makanan, tapi Investasi Generasi Emas 2045

"Perusahaan harus membantu," katanya.

Edwar mengatakan hal itu terkait pernyataan Jaringan Kerja Penyelamatan Hutan Riau (Jikalahari) yang mengungkapkan ada puluhan titik panas di 13 areal perusahaan industri kehutanan dan kelapa sawit di Provinsi Riau selama periode 11-17 Februari 2019. Dalam periode 11 hingga 17 Februari 2019, terdapat 53 titik panas yang terdeteksi di areal perusahaan industri kehutanan dan kelapa sawit. Titik panas tersebut memiliki tingkat kepercayaan 0-100 persen.

Sebanyak 50 titik berada di areal konsesi industri kehutanan. Rinciannya, ada tujuh titik di konsesi perusahaan grup APP dan perusahaan pemasok bahan baku, dan 43 titik di konsesi grup APRIL dan perusahaan pemasoknya. Selain itu, ada tiga titik panas yang terdeteksi di perusahaan kelapa sawit.

Dari seluruh jumlah tersebut, Jikalahari menyatakan ada 26 yang terindikasi kuat adalah titik api kebakaran karena punya tingkat keakuratan 70 sampai 100 persen. Rinciannya, ada 19 titik di konsesi PT Sumatera Riang Lestari dan enam titik PT Rimba Rokan Lestari, yang keduanya adalah perusahaan suplier grup APRIL. Sementara itu, di areal HGU kelapa sawit ada satu titik yakni di PT Sarpindo Graha Sawit Tani. Kso



Terkait
Jawa Tengah Berpeluang Raup Insentif Fiskal Usai Dijajaki Jadi Mitra Strategis IKN
Jawa Tengah Berpeluang Raup Insentif Fiskal Usai Dijajaki Jadi Mitra Strategis IKN
Evaluasi MBG Difokuskan pada Validasi Penerima Manfaat
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Ke-80 Hari B
KH Cholil Nafis Gantikan Prof Hasanudin sebagai Ketua B
Lainnya
Bupati Inhu Tutup Kejurprov Bulutangkis Riau 2025, Janji Tingkatkan Fasilitas Olahraga
Bupati Inhu Tutup Kejurprov Bulutangkis Riau 2025, Janji Tingkatkan Fasilitas Olahraga
Perubahan Alokasi Kursi Anggota DPRD di Kampar, KPU Kam
Lurah Lembah Damai Bawa Praja IPDN Sosialisasikan Sekol
Bupati Joncik Muhamad Dukung Penuh Pengembangan Pariwis
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I