Seleksi Tenaga PPPK Bagi Tenaga Honorer K2 Dibuka Bulan Depan

Alwira Fanzary
Rabu, 23 Januari 2019 15:09:51
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Pemerintah memastikan akan segera membuka seleksi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada tahun ini. Rencanannya lowongan untuk P3K ini akan dilakukan pada Februari 2019.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan mengatakan pembukaan P3K sendiri nantinya akan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama pada Februari 2019 dan tahap kedua adalah setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legeslatif (Pileg) selesai.

Untuk pembukaan tahap pertama nantinya hanya dikhususkan untuk tenaga honorer K2. Meskipun jumlah formasinya tidak disebutkan secara rinci

"Tadi saya di RDP itu pak Menpan-RB dan BKN untuk rekrutmen P3K tahap pertama untuk K2 sebelum pileg dan pilpres sekitar bulan Februari lah," ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (23/1/2019).

Baca: Puan Buka Suara soal Wacana Penggabungan BMKG dan Badan Geologi

Namun lanjut Ridwan, lowongan gelombang pertama ini paling besar adalah tenaga P3K untuk penempatan di daerah. Meskipun ada beberapa Kementerian Lembaga pusat yang menyediakan formasi juga, namun jumlahnya tidak terlalu banyak.

"Formasi untuk P3K itu sebagian besar itu di daerah," ucapnya.

Salah satu contoh Kementerian yang membuka untuk formasi P3K adalah Kementerian Agama untuk posisi guru agama. Akan tetapi untuk penempatannya nantinya mereka yang lolos akan ditempatkan di daerah.

"Guru agama itu kan masih di bawah Kemenag ya. Walaupun dia di daerah tapi itukan lowongannya pemerintah pusat," katanya. Ozo/Kso



Terkait
Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
MA Koreksi Kasus Timah: Kerusakan Lingkungan Rp271 Tril
293 Anggota Hadir, DPR RI Gelar Rapat Paripurna Bahas S
Anggota DPR Usulkan Pelatihan Calon Manajer Kopdes Teta
Lainnya
Kafilah Bengkalis Curi Perhatian di Pawai Ta’aruf MTQ Riau 2026, Diikuti 1.212 Peserta
Kafilah Bengkalis Curi Perhatian di Pawai Ta’aruf MTQ Riau 2026, Diikuti 1.212 Peserta
Ardo Maju Ketum KNPI Riau, Pemuda Muhammadiyah: Kader H
Nama Sandiaga Uno Disebut di Bursa Calon Ketua Umum PPP
Terkait Aneksasi Israel di Tepi Barat, Senayan Akan Amb
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung