Selesaikan Persoalan Tumpahan Minyak di Perairan, DLH Batam Kerjasama Dengan Interpol Indonesia

Mawardi Tombang
Sabtu, 17 April 2021 18:30:13

KANALSUMATERA.com - Batam - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam bertindak cepat dalam rangka memastikan adanya dugaan pencemaran limbah tumpahan minyak (oil spill) di perairan Batam Bintan beberapa waktu lalu.

DLH Batam mengundang tim Interpol Indonesia pada rapat yang digelar pada Kamis (15/4/2021). Pertemuan ini terkait kegiatan fase taktikal operasi interpol 30 days at sea 3.0 di Perairan Batam dan Bintan, Kepri. Hadir dalam rapat ini Kolonel Joni Junaidi, A.P.I, MSi dan tim yg terdiri dari KLHK, Bakamla, Dithubla, Mabes Polri, Lanal, Lapan dan Kemenkeu.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi adanya dugaan pencemaran limbah tumpahan minyak (oil spill) di perairan Batam Bintan. DLH Batam menyambut baik operasi ini," ucap Kepala DLH Batam Herman Rozie.

Seperti diketahui, pencemaran laut dari tumpahan minyak hampir tiap tahun terjadi di perairan Batam dan Bintan. Hal ini diduga adanya kapal-kapal yang berlayar di perairan internasional dan membuang limbahnya ke laut. Alhasil tumpahan minyak ini cukup merugikan Batam, akibatnya perairan Batam tercemar, dan pariwisata bahari Batam ikut terseret.

Baca: Syahrul Aidi Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

"Pada musim-musim tertentu arus membawa limbah tersebut ke daratan Batam dan Bintan sehingga mengotori pantai-pantai kawasan wisata di Batam dan Bintan," tambah pria tamatan IPDN ini.

Herman menegaskan, Pemko Batam berharap dengan adanya operasi ini membawa dampak positif dan berkurangnya tingkat pencemaran laut, terkhusus karena tumpahan minyak.

Herman Rozie menambahkan, operasi ini sejalan dengan program Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang gencar mengembangkan potensi baru Batam yaitu sektor wisata, tanpa harus meninggalkan Batam sebagai kota industri.

"Kita ketahui bersama, pak wali sangat gencar membangun pariwisata Batam," tambahnya.

Baca: Prabowo Hadir di Monas, Karnaval HUT ke-81 RI Resmi Dimulai

Operasi interpol 30 Days at Sea 3.0 diikuti oleh seluruh negara anggota interpol di Kawasan Asia Pasifik dengan target polusi dari kapal dan instalasi lepas pantai. Polusi sungai dan daratan yang berdampak pada laut, perdagangan limbah melalui pelabuhan dan perdagangan illegal dan pembuangan limbah medis di sungai, pesisir dan laut.

Operasi ini dilaksanakan dalam dua fase yaitu fase satu, pengumpulan data intelijen pada bulan Oktober 2020 hingga Februari 2021 dan fase II yaitu fase taktikal, pada bulan Maret hingga April 2021. Adapun di Indonesia tim operasi dikuti oleh Baharkam Polri, Kemenkeu RI, Kemenhub RI, KLHK RI, Bakamla RI, dan LAPAN RI.



Terkait
Polda Metro Sebut Jakarta Tetap Aman, Aktivitas Warga Berjalan Normal
Polda Metro Sebut Jakarta Tetap Aman, Aktivitas Warga Berjalan Normal
Kolaborasi Film Nasional Kian Menguat, Hendry Munief Do
Gangguan Besar, Sebagian Pulau Sumatera Mati Lampu: Ber
Prabowo Rptimis Target 82,9 Juta Penerima Manfaat MBG T
Lainnya
Arief Dwi Kurniawan Jadi Plt Kadis PUPR Kampar, Ini Pesan Misharti
Arief Dwi Kurniawan Jadi Plt Kadis PUPR Kampar, Ini Pesan Misharti
Ketua BPW PKS Sumbagut Ikuti International Leadership T
Allhamdulilah Harga Sawit di Riau Naik Lagi
DPD KNPI Kampar Kembali Taja Jumat Berkah , Sasar Panti
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
Wisuda Umri ke-31 Tahun 2026, 1.351 Lulusan Dikukuhkan, Rika Gunawan Raih IPK 3,97
Wisuda Umri ke-31 Tahun 2026, 1.351 Lulusan Dikukuhkan, Rika Gunawan Raih IPK 3,97
Kursus Kepramukaan Pekanbaru 2026 Resmi Ditutup, Irwan
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittih