Super Blood Wolf Moon Akan Pengaruhi Pasang Air Laut di Indonesia

Alwira Fanzary
Kamis, 10 Januari 2019 16:55:24
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Langit Bumi akan disapa fenomena gerhana “bulan darah” atau Super Blood Wolf Moon yang diperkirakan terjadi pada bulan ini. Selain Amerika Selatan dan Amerika Utara, gerhana ini akan tampak di Eropa, Afrika dan sebagian Asia.

Sayangnya gerhana ini tidak dapat dilihat dari langit Indonesia. “Gerhana bulan super blood wolf moon tidak bisa dilihat di Indonesia karena terjadi siang hari waktu Indonesia,” ujar Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Gerhana “bulan darah” ini kabarnya terjadi pada Minggu (20/1/2019) sampai Senin (21/1/2019) waktu Amerika Serikat. Karena perbedaan waktu, penampakan bulan di Indonesia pada Minggu hanyalah purnama.

“Di Indonesia hanya tampak purnama saja. Purnama yang lebih besar dari rata-rata,” ujar Thomas saat dihubungi Okezone (8/1/2019). Semakin besar purnama yang terlihat artinya jarak bulan lebih dekat dengan Bumi. Itu menyebabkan pasang air laut akan lebih tinggi dari biasanya.

Meskipun begitu, Thomas mengatakan kejadian ini rutin terjadi. “Tidak ada berbahaya, kecuali ada kombinasi dengan gelombang tinggi baru berpotensi menyebabkan banjir rob yang melimpas ke darat lebih jauh,” tutup Thomas. Ozo/Kso

Terkait
9 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026, Pukat UGM Soroti Mandulnya Pengawasan DPRD
9 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026, Pukat UGM Soroti Mandulnya Pengawasan DPRD
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Tindakan AS Tangkap Presiden V
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Ba
Lainnya
Tegas! Plt Gubernur Riau Ancam Sanksi Berat Pelaku Jual Beli Jabatan ASN
Tegas! Plt Gubernur Riau Ancam Sanksi Berat Pelaku Jual Beli Jabatan ASN
Siap Sinergi, Wakil Bupati Bengkalis Hadiri Pelantikan
Cerita Muslim Uighur yang Ditahan dalam Kamar Gelap den
Awal Tahun 2019, Sandiaga Uno Ziarah ke Makam Sunan Amp
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Hukum
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Lap
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar