Survei Populi: Kepuasan terhadap Kinerja Jokowi Menurun Karena Pandemi

Mawardi Tombang
Senin, 9 November 2020 20:47:02

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi menurun dibandingkan sebelum pandemi. Hal ini terungkap dalam hasil survei dari Populi Center, yang dirilis Senin, 9 November 2020.

Dari hasil survei yang dilakukan sejak 21 hingga 30 Oktober 2020 di 100 kabupaten/kota itu, nampak 60,7 persen responden masih merasa puas, atau 53,2 persen puas dan 7,5 persen sangat puas. Namun angka ini sebenarnya menurun dari angka kepuasan pada November 2019 dengan 65,1 persen.


"Penurunan atas tingkat kepuasan kinerja Presiden Joko Widodo ini dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 yang membuat kinerja pemerintahan Joko Widodo kurang optimal," kata Peneliti Populi Center Nurul Fatin Afifah, dalam keterangan tertulis.

Adapun angka masyarakat yang menilai tidak puas dengan kinerja Presiden sebesar 36,1 persen, atau 33,3 persen tidak puas dan 2,8 persen sangat tidak puas. Angka ini naik cukup signifikan dari survei sebelumnya, yakni 17,7 persen.

Meski begitu, Nurul mengatakan dari hasil survei itu, masyarakat mengaku bangga ketika dipimpin oleh Jokowi dengan persentase 71,8 persen. sedangkan sebesar 23,6 persen masyarakat menjawab tidak bangga.

Baca: 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Menhan Instruksikan Evaluasi Menyeluruh Aspek Kesehatan

Tingginya angka ketidakpuasan muncul dalam pertanyaan terkait kinerja Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Dari survei itu, hanya sebesar 39 persen masyarakat yang mengatakan puas. Sedangkan yang menyatakan ketidakpuasan sebesar 40,8 persen. Adapun sebesar 10,9 persen mengatakan biasa saja, dan sebesar 9,3 persen mengatakan tidak tahu/tidak jawab.

"Meski demikian, secara statistik, sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan antara jumlah masyarakat yang puas dengan tidak puas," ujar Nurul.

Dari hasil sigi tersebut, ditemukan bahwa faktor pendukung masih tingginya kepuasan terhadap kinerja Jokowi muncul dari sejumlah faktor. Masyarakat menilai kinerja presiden Jokowi Widodo dalam memberikan bantuan bagi tenaga kesehatan paling memuaskan dengan 56,4 persen.

Disusul kemudian dengan kebijakan penanganan kesehatan dengan 55,9 persen, bantuan sosial tunai (BST) dengan 54,6 persen, penanggulangan bencana alam dengan 53,1 persen, dan pendidikan dasar dengan 50,9 persen.

Survei dilakukan melalui metode wawancara tatap muka dengan besaran sampel seribu responden. Mereka dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling). Adapun Margin of error pada survei kali ini sebesar 3,10 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca: DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah

sumber: tempo.co

Terkait
Penyandang Disabilitas dan Lansia Segera dapat MBG, Tahap Awal 400 Ribu Orang
Penyandang Disabilitas dan Lansia Segera dapat MBG, Tahap Awal 400 Ribu Orang
Tol Trans Sumatera Belum Selesai, Bapak ini Munculkan W
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Tindakan AS Tangkap Presiden V
Update Bencana Sumatera per 31 Desember oleh BNPB: Korb
Lainnya
Beraksi di Batam, 15 Penjahat Cyber Fraud Asal China Terancam 5 Tahun Penjara
Beraksi di Batam, 15 Penjahat Cyber Fraud Asal China Terancam 5 Tahun Penjara
Wali Kota Minta GAA Gelar Event Sepeda Onthel Nasional
Warga Aksi Meminta Pertambangan Emas di Pesawaran Dihen
Rugikan Masyarakat Miliaran Rupiah, SPBU di Medan Diseg
Olahraga
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diik
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kip
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Ekonomi
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D