Takut Teror OPM, 745 Keluarga di Nduga Putuskan Mengungsi

Alwira Fanzary
Minggu, 24 Maret 2019 17:55:06
Kabupaten Nduga

KANALSUMATERA.com - Sebanyak 745 kepala keluarga (KK) dari berbagai kampung dan distrik di Kabupaten Nduga mengungsi ke Kabupaten Lanny Jaya, Papua.

Pernyataan ini disampaikan Sekda Lanny Jaya Christian Sohilait ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Ahad (24/3).

"Jadi, pada Kamis(21/3) di Balingga, itu semua kepala-kepala distrik dari perbatasan atau selatan Lanny Jaya menyampaikan kepada kami bahwa ada rombongan pengungsi dari Nduga yang masuk ke sini," katanya.

Rombongan pengungsi itu, kata Lanny seperti yang dilansir dari Antara, merupakan dampak dari aksi penembakan Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) terhadap pekerja jalan dan jembatan trans Papua di Yigi dan Mbua, Kabupaten Nduga pada awal Desember 2018.

"Mereka (pengungsi) masuk paling besar itu di distrik Kuyawage, setelah ada kontak tembak di Nduga. Di Kuyawage itu ada 704 KK, di distrik Wano Barat 24 KK, distrik Balingga Selatan 14 KK dan di Balingga 3 KK," katanya.

Baca: Senator Kyai Mursyid Sesalkan Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo, Minta Kapolri Usut Tuntas

Setelah mendapatkan pemberitahuan tersebut, kata Sekda, para kepala distrik dan kepala kampung langsung diinstruksikan agar kembali ke tempatnya masing-masing untuk melakukan pendataan secara pasti jumlah pengungsi asal kabupaten Nduga yang masuk di Lanny Jaya

"Kami langsung menugaskan para kepala distrik agar kembali untuk mencatat jumlah riil warga Nduga di sana karena ini berkaitan dengan misalnya bantuan yang akan kita kirimkan," katanya.

Pendataan itu dilakukan agar lebih mengetahui berapa jumlah persisnya para pengungsi yang dimaksud.

"Ini untuk mengetahui berapa orang tua, anak sekolah atau yang mau ujian nasional yang mengungsi, perempuan dan laki-laki dewasa, mungkin juga ada TPN OPM yang ikut mengungsi, itu didata," katanya. Kso



Terkait
HNW Tegaskan Label ‘No Pork No Lard’ Bukan Jaminan Produk Halal
HNW Tegaskan Label ‘No Pork No Lard’ Bukan Jaminan Produk Halal
BGN Raih Opini WTP dari BPK, Laporan Keuangan Era Dadan
Anggota DPR Hendry Munief Minta Pemerintah Tangkap Pelu
Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Berbasis Link
Lainnya
Bawaslu Sebut Sebagian Besar Rekapitulasi Pilkada 2020 Tak Gunakan Sirekap
Bawaslu Sebut Sebagian Besar Rekapitulasi Pilkada 2020 Tak Gunakan Sirekap
Abu Nazar: Oktober 2020 Musda KNPI Kampar Yang Legal Di
Ternyata STIT Syekh Burhanuddin Lahir Sejak 1978 dan Ce
Pelabuhan Pelni Batam Pindah Lagi ke Sekupang, Beropera
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pendidikan
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Ino
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar