Teguh Santosa: Pencabutan Remisi Untuk Pembunuh Wartawan Bukan Prestasi, Tapi Koreksi

Alwira Fanzary
Minggu, 10 Februari 2019 10:41:17
Teguh Santosa

KANALSUMATERA.com - Presiden Joko Widodo diapresiasi berbagai kalangan karena akhirnya mencabut remisi yang diberikan terhadap pembunuh wartawam Radar Bali, Anak Agung Gde Bagus Narendra Prabangsa, tahun 2009 lalu.

Pengadilan Negeri Denpasar pada 15 Februari 2010 menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup untuk sang pembunuh, I Nyoman Susrama. Vonis ini lebih rendah dari tuntutan hukuman mati yang diajukan JPU.

Di bulan September 2010, Mahkamah Agung menyatakan sependapat dengan pengadilan tingkat banding dan menolak kasasi yang diajukan Susrama. Ini berarti vonis penjara seumur hidup pun inkracht.

Melalui Kepres 29/2018, Presiden Jokowi memberikan remisi atau pengurangan hukuman kepada Susrama dari hukuman penjara seumur hidup menjadi hukuman penjara selama 20 tahun.

Baca: 6 Janji Suyudi Usai Jadi Kapolri: Rekayasa Perkara hingga No Viral No Justice

Setelah ditolak berbagai kalangan, barulan Presiden Jokowi membatalkan pemberian remisi itu.

"Pembatalan remisi ini sebenarnya bukan prestasi. Ini adalah koreksi yang dilakukan presiden, entah karena menyadari kekeliruan atau karena faktor elektoral karna dirinya sekarang ini adalah kontestan pilpres," ujar wartawan senior Teguh Santosa usai mengikuti dialog di CNN Indonesia seperti yang diberitakan Rmol.co, Sabtu malam (9/2).

Sebelumnya, dalam dialog yang juga dihadiri Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Abdul Manan, Teguh mengatakan bahwa dirinya tidak begitu kaget mendengar pembatalan remisi tersebut.

Menurut Teguh, hal itu sudah jadi pola yang berkembang di dalam pemerintahan Jokowi. Dia merujuk pada beberapa kasus, seperti rencana pembebasan Abu Bakar Baasyir yang kemudian dibatalkan sendir. Kso



Terkait
Orang Tua Penerima MBG Berpeluang Dapat Bedah Rumah dan Rumah Subsidi
Orang Tua Penerima MBG Berpeluang Dapat Bedah Rumah dan Rumah Subsidi
Usai Pesan MenPAN-RB, Kepala BKN Ajak 6,7 Juta ASN Teru
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Ke
BKSAP DPR-Kemenlu Selaraskan Arah Diplomasi Indonesa da
Lainnya
Penanganan Kasus Stunting dan Gizi Buruk Salah Satu Fokus Utama RSUD Bangkinang
Penanganan Kasus Stunting dan Gizi Buruk Salah Satu Fokus Utama RSUD Bangkinang
Ada Aksi Kejar-kejaran Sebelum Romi Digelandang KPK
Walikota Jambi Lantik 235 Pejabat nya di Pinggir Danau
Diduga Curas, Ibu dan Dua Anak di Lebong Bengkulu Tewas
Pendidikan
Pemkot Pekanbaru Bebaskan 59 Ijazah Siswa, Tahap 2 Segera Berjalan
Pemkot Pekanbaru Bebaskan 59 Ijazah Siswa, Tahap 2 Segera Berjalan
Perkuat Kualitas Pendidikan, UPT SDN 014 Batu Belah Gel
Syahrul Aidi Dorong Riset Kampus Jadi Acuan Utama Dasar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket