Tenaga Ahli KSP Tuding Masyarakat Tak Cermati Proses UU Cipta Kerja

Mawardi Tombang
Sabtu, 17 Oktober 2020 16:26:02

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden, Ade Irfan Pulungan, mengklaim proses pembahasan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) di DPR sudah transparan.

"Saya pastikan UU ini transparansi. Ini disampaikan di DPR. Media di DPR ada tv kanal, tv parlemen. Setiap pembahasan di Baleg itu disiarkan oleh tv parlemen dan disampaikan streaming," ujar Irfan dalam diskusi Perspektif Indonesia, Sabtu, 17 Oktober 2020.

Tudingan bahwa pembahasannya tidak terbuka, Irfan mengatakan hal itu mungkin terjadi karena masyarakat tidak mencermati prosesnya secara keseluruhan. Sehingga, kata dia, masyarakat umumnya selalu mengkritik di bagian akhir.

"Makanya saya yakini tidak ada yang disembunyikan dan ditutupi dari pembahasan UU Cipta Kerja," katanya.

Baca: Tito Karnavian Kaji Guru PPPK Jadi ASN Pusat, Beban APBD Daerah Bisa Berkurang

Ahli hukum tata negara, Bivitri Susanti, membantah bahwa masyarakat tidak mencermati proses pembahasan UU Cipta Kerja. Ia mengaku pernah menjadi saksi ahli dalam sidang gugatan Surat Presiden tentang RUU Cipta Kerja di pengadilan tata usaha negara.

"Kalau dibilang kami tidak perhatikan dari awal, keliru berat. Kami sudah gugat, bersuara, cuma memang diabaikan," tutur Bivitri.

Bivtri juga menilai bahwa penyusunan naskah RUU Cipta Kerja memang tertutup. Meskipun DPR mengklaim bahwa penyusunan telah melibatkan publik sebanyak 64 kali, Bivitri mengatakan bahwa naskah RUU Cipta Kerja saja tidak diberikan saat dimintakan di PTUN.

Baca: BGN Perketat Pengawasan MBG, Siapkan Label Waktu dan Sanksi untuk Dapur

sumber: tempo.co



Terkait
90 Persen Pemda Kena Sanksi Sampah, Menteri LH: Bisa Berujung Tersangka Jika Tetap Membandel
90 Persen Pemda Kena Sanksi Sampah, Menteri LH: Bisa Berujung Tersangka Jika Tetap Membandel
Mendagri Akan Bedah APBD Daerah yang Klaim Tak Mampu Ba
5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Menhan Instruksikan E
Tol Trans Sumatera Belum Selesai, Bapak ini Munculkan W
Lainnya
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Negara Tak Kenal Hari Libur
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Negara Tak Kenal Hari Libur
Nasib 2.400 PPPK Paruh Waktu di Riau Masih Menunggu Kep
Terputus Aliran Sungai, Jalan Penghubung Antar Desa di
Pagi Ini Kabut Asap Agak Menipis di Pekanbaru, Terlihat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Politik
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Pa
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fr
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D