Ada Munajat 212, Kapitra Sebut Tuhan Tak Ada di Monas

Alwira Fanzary
Kamis, 21 Februari 2019 14:40:14
Aksi 212 beberapa tahun yang lalu

KANALSUMATERA.com - Mantan Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab yang kini menjadi calon anggota legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Kapitra Ampera, menilai acara Munajat 212 yang digelar di Monas seharusnya tidak perlu dilaksanakan. Dia menilai kegiatan itu tidak punya manfaat.

"Saya pikir enggak ada urgensinya karena itu kan politisasi ibadah. Politisasi ibadah untuk politik itu kan," kata Kapitra saat dihubungi wartawan, Kamis, 21 Februari 2019.

Kapitra seperti yang dilansir Viva.co.id menuturkan, dalam ideologi Islam tidak ada ajaran untuk memobilisasi massa agar bermunajat kecuali meminta hujan. Misalnya salat minta hujan.

"Kalau begini ya enggak ada. Orang munajat itu di rumah masing-masing atau di masjid. Sementara sekitar Monas itu banyak masjid. Ini bagian dari demonstrasi untuk mendukung pasangan 02 aja itu," kata dia lagi.

Baca: Habiburokhman Tegaskan RUU Perampasan Aset Tak Cuma Bidik Koruptor, 13 Kejahatan Masuk Sasaran

Kapitra menilai kegiatan itu sangat kental politiknya. Sedangkan tema munajat hanyalah kemasan saja.

"Saya pikir masyarakat enggak usah ngikutin itu, dan itu sudah terlalu jauh. Masa Monas dijadikan sentra ibadah? Bagaimana mungkin kok itu rumah ibadah dipindahkan ke Monas? Sudah enggak benar itu, saya minta dihentikan itu," ujarnya.

Kapitra meminta umat Islam jangan mau dibodohi terus-menerus seperti ini. Dia menegaskan soal politik itu pilihan masing-masing.

"Ya saya imbau untuk jangan ikut itu, karena itu politisasi ibadah itu. Itu bukan pure untuk munajat, Tuhan enggak ada di Monas itu," ujarnya.

Baca: Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026

Dia menambahkan Tuhan ada di hati manusia. Selain itu, Monas bukan tempat suci.

"Masa minta yang suci di tempat yang kotor, seharusnya di rumah ibadahlah di tempat yang suci meminta kepada yang maha suci Allah. Kecuali istiqhosah, atau salat hari raya karena dianjurkan di lapangan, tapi kalau munajat begini di situ enggak ada itu," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, sekelompok orang akan menggelar kegiatan doa bersama bertajuk Munajat 212 di area Monumen Nasinal (Monas), Kamis sore, 21 Februari 2019. Ada beberapa agenda dalam kegiatan itu yaitu dari salat Magrib berjamaah sampai senandung selawat bersama.

Rencananya, panitia acara mengundang Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, untuk dapat hadir. Selain itu, sejumlah tokoh petinggi partai politik yang dekat dengan alumni 212. Kso



Terkait
90 Persen Pemda Kena Sanksi Sampah, Menteri LH: Bisa Berujung Tersangka Jika Tetap Membandel
90 Persen Pemda Kena Sanksi Sampah, Menteri LH: Bisa Berujung Tersangka Jika Tetap Membandel
293 Anggota Hadir, DPR RI Gelar Rapat Paripurna Bahas S
Purbaya Akui Merasa Berdosa Pangkas Dana Bagi Hasil unt
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Lainnya
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembunyikan di Botol Air Mineral
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembunyikan di Botol Air Mineral
Bupati HM Adil Lantik Bambang Suprianto Sebagai Pj Sekd
Regulasi Baru Tiket Pesawat Diumumkan Besok
Gubernur Babel Tinjau Pengelolaan Kencing Kambing Menja
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pendidikan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Ji
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat