Alasan FPI Laporkan Kasus Penembakan 6 Anggotanya ke Pengadilan Internasional

Mawardi Tombang
Rabu, 20 Januari 2021 09:42:48

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Tim Advokasi Korban Tragedi 7 Desember 2020 melaporkan kasus penembakan terhadap enam anggota Front Pembela Islam (FPI) ke International Criminal Court (ICC). FPI mengungkap alasan pelaporan tersebut.

"Benar, tim advokasi yang melaporkan ke ICC melalui Office of The Presecutor ICC," kata eks Sekretaris Umum DPP FPI Munarman saat dihubungi pada Selasa, 19 Januari 2021.

Dalam tangkapan layar laporan yang Tempo terima, tertulis bahwa tim advokasi meminta ICC atau Pengadilan Kejahatan Internasional menindaklanjuti laporan kasus yang dikirimkan, yakni kasus 21-22 Mei 2019 dan 7 Desember 2020.

"Please find the attached report on tragedy 21-22 May 2019 and tragedy 7 December 2020," demikian pernyataan dalam laporan tersebut.


Sementara itu, dalam rilis berbeda, Munarman menyayangkan pernyataan Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik terkait peristiwa sebelum penembakan terjadi.

Baca: Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan

"Disebutkan Ahmad Taufan Damanik bahwa saat terjadi bentrok antara korban dan pelaku pelanggaran HAM berat, bahkan lebih kejam lagi, Ahmad Taufan Damanik mempersepsikan enam korban menikmati pergulatan nyawa yang sedang mereka alami," ucap Munarman.

Munarman menilai pernyataan Taufan Damanik telah membuktikan bahwa adanya sikap ketidakmauan dan mekanisme hukum nasional yang tidak mampu dalam mengungkap pelanggaran HAM.

Berangkat dari pernyataan Komnas HAM itu lah, Munarman mengatakan bahwa hal tersebut akan menjadi pintu masuk bagi mekanisme pengadilan internasional dalam upaya penegakan HAM dalam kasus penembakan anggota FPI.

Baca: Mendagri Tito dan Menteri ATR Nusron Sepakati Integrasi Data BPHTB dan Pertanahan

Sumber: tempo.co

Terkait
Karyawan Akui Pinjamkan KTP dan ATM demi Uang, Sidang Korupsi Klaim BPJS Ungkap Modus Baru
Karyawan Akui Pinjamkan KTP dan ATM demi Uang, Sidang Korupsi Klaim BPJS Ungkap Modus Baru
Kejagung Ungkap Dugaan Pemborosan Program MBG Capai Rp1
Purbaya Akui Merasa Berdosa Pangkas Dana Bagi Hasil unt
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat
Lainnya
Wabup Mentawai: Taman Nasional di Siberut Pantas Menjadi Objek Wisata Dunia
Wabup Mentawai: Taman Nasional di Siberut Pantas Menjadi Objek Wisata Dunia
Kawanan Penyelundup 30 Kilogram Sabu Juga Positif Pakai
Sanksi untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Tak Masuk Aka
Ini Akibat Ibu Hamil Konsumsi Durian Terlalu Banyak
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Olahraga
Enam Federasi Sepak Bola Arab Solid Dukung Gianni Infantino di Tengah Krisis FIFA
Enam Federasi Sepak Bola Arab Solid Dukung Gianni Infantino di Tengah Krisis FIFA
Bupati Kampar Buka Turnamen Bulutangkis Korpri, 80 Tim
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026
Global
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Milik Teheran, Bantah Klaim Trump
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Milik Teheran, Bantah Klaim Trump
Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina da
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di US
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Ekonomi
Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc untuk Bersihkan BUMN dari Dugaan Korupsi
Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc untuk Bersihkan BUMN dari Dugaan Korupsi
Daya Beli Melemah, UMKM Didorong Perkuat Ekosistem dari
Hendry Munief Soroti UMKM Bersertifikat SNI Rendah, Pem
Nasional
Kemhan Jelaskan Alasan Logo Kementerian Terpasang di Kapal J7 Explorer Milik Haji Isam
Kemhan Jelaskan Alasan Logo Kementerian Terpasang di Kapal J7 Explorer Milik Haji Isam
Kemhan Siapkan Satu Yon TP dan Dua Batalyon Komcad di S
Danantara Pangkas 874 Perusahaan BUMN, Tinggal 200 hing