Basarnas Catat Ada 84 Korban Meninggal Akibat Gempa Sulawesi Barat

Mawardi Tombang
Selasa, 19 Januari 2021 08:41:40

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Sebanyak 84 orang meninggal akibat gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Barat. Perwakilan Badan SAR Nasional (Basarnas) Didik Hamzah mengatakan puluhan korban gempa merupakan penduduk di Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju.

Korban terdiri dari 73 orang di Mamuju dan 11 orang di Majene. "Untuk hasil evakuasi sampai hari ke-4 tanggal 18 Januari pukul 13.30 WITA, telah ditemukan 84 korban dengan kondisi meninggal dunia," kata Perwakilan Basarnas, Didik Hamzah melalui konferensi pers daring pada Senin, 18 Januari 2021.

Didik menjelaskan penambahan jumlah korban jiwa itu berasal dari laporan susulan untuk temuan pada 15 Januari. Hanya saja, data tersebut baru dilaporkan Senin ini dan kemudian diakumulasikan.

"Jadi data berjumlah 84 ini data yang sifatnya sementara," ucap Didik. Lebih lanjut, saat ini, pihaknya beserta TNI, Polri, dan relawan masih terus melakukan pencarian.

Baca: Jelang Demo di DPR 27 Agustus 2026, Sejumlah Orang Diamankan Polisi


Gempa dengan magnitudo 6,2 diketahui terjadi di wilayah Sulawesi Barat, pada 15 Januari 2021 dini hari. Gempa tersebut turut mengakibatkan sejumlah bangunan roboh.

Bangunan yang rusak diantaranya Kantor Gubernur Sulbar, Maleo Town Square, toko, swalayan, hingga Rumah Sakit Mitra Manakarra. Atas bencana gempa tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan status tanggap darurat.

Baca: Mendagri Tito Larang Kepala Daerah Buka Lahan dengan Cara Membakar

Sumber: tempo.co



Terkait
Guru PPPK Dapat Kepastian Status, Ketua DPD Soroti Peluang Jadi PNS 2027
Guru PPPK Dapat Kepastian Status, Ketua DPD Soroti Peluang Jadi PNS 2027
Prabowo Hadir di Monas, Karnaval HUT ke-81 RI Resmi Dim
KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka
Target IKN Nol Kemiskinan 2035, Otorita Gandeng PNM Per
Lainnya
549.792 Warga Batam Sudah Divaksin, Pemko Terus Gesa Vaksinasi
549.792 Warga Batam Sudah Divaksin, Pemko Terus Gesa Vaksinasi
DPRD Pekanbaru Sahkan Dua Ranperda Menjadi Perda, Berik
Tolak Sidang Paripurna, Komisi I DPRD Pessel: Wabup Kan
RDP Pemberian Rekomendasi Megaproyek Marina Bay Tak Dih
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I