Dibalik Dahsyatnya Erupsi Gunung Marapi, Belasan Korban Disorot Media Asing

Mawardi Tombang Amar
Selasa, 5 Desember 2023 06:04:00

KANALSUMATERA.com - Sumbar - Media-media asing turut memberitakan berita duka yang menimpa korban Erupsi Gunung Marapi di Sumbar dan tewasnya pendaki menjadi sorotan dunia.

Salah satunya laporan dari CNN dengan judul judul '11 climbers killed, 12 missing following Indonesian volcano eruption' (11 pendaki tewas, 12 orang hilang setelah letusan gunung berapi di Indonesia' dalam artikel disebutkan bahwa Gunung Marapi adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia.

Begitu juga dengan media ABC News. Mereka memberitakan dua jalur pendakian ditutup dan warga yang tinggal di lereng Marapi disarankan untuk menjauh 3 km dari mulut kawah.

Abu yang berjatuhan menyelimuti beberapa desa dan menghalangi sinar matahari, kata juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana Abdul Muhari. Pihak berwenang membagikan masker dan mendesak warga untuk memakai kacamata untuk melindungi mereka dari abu vulkanik, katanya.

Baca: BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang Tewaskan Prajurit TNI

Senada juga dengan CNN dan ABC News, media Guardian, BBC, Aljazeera juga memberitakan kabar ini. Gunung Marapi meletus, tewasnya para pendaki, proses evakuasi, hingga hujan abu diberitakan kepada dunia internasional.

Bagaimana nasib para pendaki yang terjebak di Marapi?
Dikutip dari detikSumut, Basarnas Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menyebut bersama relawan gabungan masih kesulitan mengevakuasi 26 pendaki yang terjebak saat Gunung Marapi erupsi. Hal itu disebabkan karena hingga saat ini erupsi gunung tersebut masih terjadi.

"Untuk jalan sebenarnya masih bisa kami akali. Namun untuk erupsi ini kami masih takut. Karena sampai siang ini erupsi masih terjadi. Kami tak ingin relawan jadi korban juga," kata Kasi operasional siaga bencana Basarnas Agam, Hendri saat ditemui detikSumut, Senin (4/12/2023).

Hendri belum bisa memastikan kondisi para pendaki yang masih terjebak di atas. Dia menyebut pihaknya masih terus mengupayakan evakuasi terhadap pendaki tersebut.

Baca: BKSAP DPR-Kemenlu Selaraskan Arah Diplomasi Indonesa dan Sinergi Parlemen dan Eksekutif

Terkait berapa total korban yang sebenarnya berada di atas puncak Gunung Marapi saat erupsi tersebut terjadi, Hendri menyebut temuan terbarunya ada 75 orang korban. Data itu baru diperoleh dari BKSDA Sumbar.

"Memang benar jumlah korban terus berubah-ubah. Namun data terbaru kami terima itu ada 75 orang berada di sana. Sebanyak 26 masih di atas, sisanya sudah dibawa ke bawah," kata dia.

Para korban menurutnya sebagian juga telah dibawa ke rumah sakit di Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang untuk mendapatkan perawatan intensif. Sebagian lagi sudah dibawa oleh keluarganya masing-masing.

Terkait
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Akhir Januari 2026
Pelunasan Biaya Haji Tahap Kedua Diperpanjang Hingga Akhir Januari 2026
Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan untuk Penertiban Kawa
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Tindakan AS Tangkap Presiden V
Update Bencana Sumatera per 31 Desember oleh BNPB: Korb
Lainnya
Pilkada 2020, Mahfud Md: Pilih Pemimpin yang Baik
Pilkada 2020, Mahfud Md: Pilih Pemimpin yang Baik
Naskah UU Cipta Kerja Berubah 1.187 Halaman, Pratikno H
Diduga Dibunuh, Warga Dumai Temukan Mayat Lelaki di Jal
Jokowi Disebut Rizal Ramli Ditekan Orang Berewokan
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I