Disiplin Warga Turun, Jokowi Minta Gubernur Gencarkan Lagi Protokol Kesehatan
KANALSUMATERA.com - Jakarta- Presiden Joko Widodo mengatakan saat ini terjadi penurunan kedisiplinan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Hal ini memperburuk upaya penanganan pandemi secara nasional.
"Dari survei yang kita lakukan, sekarang ini motivasi disiplin terhadap protokol kesehatan masyarakat itu berkurang. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, ini berkurang," ujar Jokowi saat membuka Rapat Terbatas tentang Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi, di, Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Januari 2021.
Jokowi mengingatkan bahwa kondisi penyebaran Covid-19 di luar negeri semakin memburuk. Ibu kota Thailand, Bangkok, telah menerapkan lockdown sejak 3 hari lalu. Tokyo sudah mengeluarkan status keadaan darurat. Di Inggris, lockdown juga diterapkan kembali karena penyebaran Covid-19 yang disebut Jokowi sangat eksponensial.
"Oleh sebab itu saya minta kepada para gubernur agar menggencarkan kembali masalah yang berkaitan dengan kedisiplinan protokol kesehatan. Disiplin terhadap protokol kesehatan," ucap Jokowi.
Baca: Utang Program MBG Capai Rp1,6 Triliun, BGN Minta Maaf dan Janji Lunasi pada 2026
Ia mengatakan strategi pemerintah dalam menangani pandemi ini tetap sama, yakni pertama urusan penanganan kesehatan. Lalu kedua masalah perlindungan sosial, dan ketiga berkaitan dengan masalah pemulihan ekonomi.
"Dan kunci bagi pemulihan ekonomi kuncinya adalah bagaimana kita bisa berusaha keras, bekerja keras dalam rangka menghentikan dan mengendalikan Covid," ujar Jokowi.
Baca: Utang Rp2,8 Triliun, Aset Perusahaan Udang Kaesang Tak Menutupi Liabilitas
Sumber: tempo.co
