Gerindra Larang Pakai Atribut Saat Penyambutan Prabowo di Masjid Agung Semarang

Islami
Kamis, 14 Februari 2019 21:42:01
Istimewa

KANALSUMATERA.com - DPC Partai Gerindra Semarang menginstruksikan kadernya melaksanakan salat bareng sang ketum, Prabowo Subianto, di Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman. Namun Gerindra melarang para kader menggunakan atribut partai.

Larangan itu tercantum dalam surat instruksi nomor JT-01/02-005/A/DPC-Gerindra/2019. Surat instruksi agar mengikuti salat berjemaah bersama Prabowo itu meminta para kader mengenakan baju bernuansa putih islami.

"Nah itu karena kegiatannya di masjid, itu ada keterangan yang saya sampaikan bahwa karena saya tahu masjid itu tidak boleh digunakan untuk kampanye, karena sebagai tempat ibadah. Maka di situ untuk menyambut kedatangan beliau, dan tidak boleh menggunakan atribut partai. Tapi harus menggunakan baju islami," ujar Sekretaris DPC Gerindra Semarang, Joko Santoso, saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (14/2/2019).

Joko menjelaskan alasan melarang kadernya menggunakan atribut partai. Dia tidak ingin menjadikan masjid sebagai tempat untuk berkampanye atau berpolitik.

"Kita nggak mungkin menggunakan masjid untuk kampanye. Kalau Jumat kan memang kewajiban seorang muslim untuk Jumatan to mbak," katanya.

Baca: Prabowo Lanjutkan Insentif Ekonomi 2027, Magang hingga PPh 21 Diperluas

Surat instruksi bertanggal 12 Februari itu dikeluarkan dalam rangka menyambut kedatangan sang ketum yang akan menyampaikan pidato kebangsaan di Semarang. Rencananya, di sela kegiatannya itu, Prabowo akan menunaikan salat Jumat di Masjid Agung Semarang.

Joko sebelumnya menjelaskan alasan surat tersebut dikeluarkan. Surat internal itu merupakan bagian dari kewajiban elemen partai untuk menyambut kedatangan sang ketum.

"Jadi begini, dalam suatu organisasi ada kedatangan seorang ketum itu kan wajib mengerahkan semua elemen yang ada di dalam struktur partai. Kalau di kita, DPC itu ada PAC, ada ranting, dan ada simpatisan dan struktur partai," katanya.

"Ketika ketua kita di mana pun tetap kita ikuti, wong kita menyambut kedatangan ketum. Ya di masjid atau di mana pun. Kebetulan kan pas beliau di masjid ya kita ikuti di masjid. Kalau beliau di restoran ya kita ikuti di restoran. Jadi menyambut ketum itu wajar dan wajib," imbuh Joko. iin



Terkait
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Turun Jadi 55,1 Persen
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Turun Jadi 55,1 Persen
Orang Tua Penerima MBG Berpeluang Dapat Bedah Rumah dan
Kejagung Periksa 16 Saksi, Penyidikan Dugaan Korupsi MB
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu
Lainnya
PSSI Copot Simon McMenemy Sebagai Pelatih Timnas
PSSI Copot Simon McMenemy Sebagai Pelatih Timnas
Seminggu Pemutihan Denda, Pajak Kendaraan yang Masuk ke
BNN Tangkap Sindikat Narkoba Jaringan Malaysia di Sumut
Tindak Pidana Pemilu, Ketua PA 212 Ustaz Slamet Maarif
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Kriminal
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Bimtek SPMI, Perkuat Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Bimtek SPMI, Perkuat Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan
Wabup Misharti Edukasi Pelajar SMP V Tambang tentang Ba
Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481