Suahasil Rombak 5 Pejabat Kemenkeu, Sekjen Era Purbaya Diganti
KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Menteri Keuangan Suahasil Nazara melakukan perombakan jajaran pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dalam perubahan tersebut, lima pejabat mendapat penugasan baru, termasuk pergantian Sekretaris Jenderal yang sebelumnya dijabat Robert Leonard Marbun pada era Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Sabtu (24/10/2026).
Pelantikan lima pejabat tersebut berlangsung pada Jumat (23/10/2026) di Jakarta. Perombakan ini menjadi bagian dari langkah penataan organisasi Kemenkeu di bawah kepemimpinan Suahasil.
Robert Leonard Marbun digantikan oleh Astera Primanto Bhakti, yang sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Perbendaharaan. Pergantian tersebut menjadi salah satu perubahan penting dalam susunan pimpinan kementerian yang mengelola keuangan negara itu.
Baca: DPR Ketok Palu UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Buruh Sambut Kemenangan Bersejarah
Robert sendiri dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Kemenkeu oleh Purbaya Yudhi Sadewa pada 27 Maret 2026. Dengan keputusan terbaru ini, jabatan Sekjen kembali berganti setelah sekitar tujuh bulan.
Lima Pejabat Kemenkeu Mendapat Jabatan Baru
Baca: Green Policing Diperkenalkan, Kapolda Riau Bekali Taruna Akpol
Selain pergantian Sekretaris Jenderal, Suahasil juga menetapkan sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis lainnya di Kementerian Keuangan.
Berikut daftar lima pejabat yang dilantik:
Astera Primanto Bhakti sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan.
Baca: 6 Janji Suyudi Usai Jadi Kapolri: Rekayasa Perkara hingga No Viral No Justice
Tri Budhianto sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan.
Nufransa Wira Sakti sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan.
Baca: Polda Riau Turunkan Tim Medis dan Trauma Healing untuk Warga Terdampak Karhutla Kerumutan
Neilmaldrin Noor sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak.
Hidayat Amir sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional.
Penunjukan Tri Budhianto mengisi posisi yang ditinggalkan Astera. Sebelumnya, Tri menjabat Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman pada Direktorat Jenderal Anggaran.
Baca: Pakar Usul Nama RUU Perampasan Aset Diubah, DPR Diminta Perkuat Perlindungan Hak Rakyat
Sementara itu, Nufransa Wira Sakti yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan kini menduduki jabatan tersebut secara definitif.
Adapun posisi Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak yang sebelumnya dijabat Nufransa dipercayakan kepada Neilmaldrin Noor. Hidayat Amir mendapat penugasan sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional.
Baca: Tito Karnavian Kaji Guru PPPK Jadi ASN Pusat, Beban APBD Daerah Bisa Berkurang
Suahasil Tekankan Penguatan Organisasi Kemenkeu
Dalam pelantikan tersebut, Suahasil menegaskan pentingnya kesinambungan kepemimpinan dan kemampuan organisasi untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan situasi.
"Momentum ini menjadi saat melihat estafet kepemimpinan untuk menjaga dan meneruskan legacy pengabdian kita semua," ujar Suahasil dalam sambutannya, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia.
Baca: Gaji dan Tunjangan Guru Diminta Naik Usai Pemerintah Tingkatkan Tukin Prajurit TNI
Pergantian pejabat tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengisian jabatan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi dan pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Keuangan.
Sekretariat Jenderal memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kebutuhan organisasi, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, anggaran, hukum, komunikasi, hingga aset kementerian.
Baca: Pelatihan Kopdes Merah Putih Disorot, Kemhan Tegaskan Peserta Bukan Digaji Rp10 Juta
Di sisi lain, posisi Direktur Jenderal Perbendaharaan berperan dalam pelaksanaan anggaran negara, sedangkan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan berkaitan dengan pengelolaan hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.
Dengan susunan pimpinan baru tersebut, Kemenkeu diharapkan dapat menjaga kesinambungan program sekaligus meningkatkan efektivitas koordinasi antarsatuan kerja.
Perombakan lima pejabat tinggi madya ini sekaligus menandai perubahan komposisi pimpinan Kementerian Keuangan setelah pergantian kepemimpinan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara. (SM)
