Hendry Munief: Konektivitas Antarpulau Jadi Isu Penting dalam RUU Daerah Kepulauan

Mawardi Tombang Amar
Rabu, 30 September 2026 21:05:45

KANALSUMATERA.com - TERNATE – Konektivitas antarpulau menjadi salah satu isu penting dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan. Efeknya sangat besar jika faktor ini tidak terpenuhi.b

Ketersediaan transportasi yang memadai dinilai menjadi kunci untuk memastikan masyarakat di pulau-pulau terpencil tetap mendapatkan akses terhadap pelayanan dasar dan aktivitas ekonomi.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Hendry Munief MBA, anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU Daerah Kepulauan DPR RI, dalam kunjungan kerja Pansus DPR RI dan Timja DPD RI terkait RUU Daerah Kepulauan di Provinsi Maluku Utara, Rabu (30/9/2026).

Hendry Munief menilai konektivitas antarpulau tidak seharusnya dipandang hanya sebagai persoalan transportasi atau pembangunan infrastruktur. Bagi masyarakat kepulauan, transportasi merupakan bagian dari pelayanan dasar karena menentukan mudah atau sulitnya masyarakat memperoleh pendidikan, kesehatan, energi hingga akses pasar.

Baca: Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul Dekat Anak Krakatau, Ini Penjelasan Petugas

“Transportasi antarpulau perlu dilihat sebagai pelayanan dasar wilayah, bukan semata urusan perhubungan atau proyek infrastruktur,” demikian salah satu gagasan yang mengemuka dalam pembahasan mengenai konektivitas antarpulau.

Menurut Hendry Munief, persoalan serupa juga dapat dilihat di Provinsi Riau. Sejumlah kabupaten di wilayah pesisir seperti Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan dan Indragiri Hilir memiliki pulau-pulau yang membutuhkan dukungan konektivitas.

Data BPS Provinsi Riau 2025 mencatat Riau memiliki 144 pulau. Di antaranya terdapat 36 pulau di Rokan Hilir, 19 pulau di Bengkalis, 12 pulau di Kepulauan Meranti, 43 pulau di Pelalawan dan 25 pulau di Indragiri Hilir.

“Persoalannya adalah bagaimana masyarakat yang tinggal di pulau-pulau tersebut bisa mendapatkan pelayanan yang sama dengan masyarakat di daratan. Ketika transportasi terbatas, maka akses terhadap pendidikan, kesehatan, energi dan perdagangan juga ikut terdampak,” ujar Hendry Munief.

Baca: Insiden Virgo Transport 8 di Masalembo, 1 Tewas dan 115 Selamat

Ia mencontohkan, keterbatasan transportasi dapat membuat distribusi barang ke wilayah pulau menjadi lebih mahal. Kondisi tersebut pada akhirnya berpengaruh terhadap harga kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, keterbatasan akses juga dapat menjadi salah satu tantangan dalam penyediaan tenaga pelayanan publik. Guru maupun tenaga kesehatan yang ditugaskan ke wilayah pulau terluar membutuhkan dukungan transportasi dan konektivitas yang memadai agar pelayanan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kalau akses transportasinya sulit, tentu ada tantangan untuk menghadirkan guru, tenaga kesehatan maupun pelayanan pemerintah secara rutin. Karena itu, konektivitas harus menjadi bagian dari kebijakan afirmatif untuk daerah kepulauan,” katanya.

Hendry Munief berpandangan, RUU Daerah Kepulauan perlu memberikan ruang bagi skema layanan transportasi yang sesuai dengan karakter geografis wilayah. Salah satunya melalui trayek perintis, subsidi atau public service obligation (PSO), serta standar pelayanan minimum untuk rute-rute yang secara komersial belum tentu menarik bagi operator.

Baca: Demo 27 Agustus di DPR Mulai Padat, Jalan Gatot Subroto Ditutup dan Polisi Perketat Pengamanan

Selain transportasi laut, konektivitas tersebut juga perlu diintegrasikan dengan jaringan darat, udara, digital, energi dan logistik. Dengan begitu, konektivitas tidak hanya memudahkan mobilitas orang, tetapi juga memperlancar arus barang, pelayanan publik dan kegiatan ekonomi antarpulau.

Bagi Hendry Munief, tujuan akhirnya adalah memastikan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau kecil tidak mengalami kesenjangan pelayanan hanya karena kondisi geografis.

“Jangan sampai karena masyarakat tinggal di pulau, mereka mendapatkan pelayanan yang berbeda. Negara harus hadir dan memastikan konektivitas menjadi jembatan untuk menghadirkan pelayanan dasar dan membuka akses ekonomi bagi masyarakat,” tutup Hendry Munief.



Terkait
Gaji dan Tunjangan Guru Diminta Naik Usai Pemerintah Tingkatkan Tukin Prajurit TNI
Gaji dan Tunjangan Guru Diminta Naik Usai Pemerintah Tingkatkan Tukin Prajurit TNI
Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional d
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Ke
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Lainnya
Bupati dan Wabup Kampar Hadiri Tradisi Makan Bajambau di Balai Adat
Bupati dan Wabup Kampar Hadiri Tradisi Makan Bajambau di Balai Adat
Kepercayaan Publik ke KPK Turun 3 Persen, Ini Kata WP K
Pos Karhutla Masih Dibuka
Oknum TNI Otak Peredaran Ekstasi Terancam Hukuman Mati
Hukum
Korupsi MBG Masuk Babak Baru, Dadan Hindayana Segera Disidang, TNI Aktif Jadi Tersangka
Korupsi MBG Masuk Babak Baru, Dadan Hindayana Segera Disidang, TNI Aktif Jadi Tersangka
PT Musim Mas Terima Penghargaan atas Kontribusi Penanga
Kolonel Budi Utomo Jadi Tersangka Korupsi MBG, Ditahan
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Nasional
Hendry Munief: Konektivitas Antarpulau Jadi Isu Penting dalam RUU Daerah Kepulauan
Hendry Munief: Konektivitas Antarpulau Jadi Isu Penting dalam RUU Daerah Kepulauan
Prabowo Lanjutkan Insentif Ekonomi 2027, Magang hingga
Hunian Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, Rieke Minta Bukt
Pendidikan
SMPN 6 Siak Kecil Gelar Bimtek SPMI, Lima Sekolah Penerima BOSP Kinerja Turut Terlibat
SMPN 6 Siak Kecil Gelar Bimtek SPMI, Lima Sekolah Penerima BOSP Kinerja Turut Terlibat
IPN P Dorong Pengalihan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu
Sekolah Lansia BKMT Kampar Ajarkan Pemanfaatan Lingkung
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I