Indeks Persepsi Korupsi Memburuk, Mahfud Md Menduga Dua Penyebabnya

Mawardi Tombang
Kamis, 28 Januari 2021 16:48:38

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md mengatakan sudah memprediksi Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2020 akan jalan di tempat, bahkan menurun. Dia mengatakan ada dua faktor yang mempengaruhi persepsi publik terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Persepsi itu kan pandangan publik, di tahun 2020 itu akan sekurang-kurangnya stagnan, kalau tidak turun, sudah sejak awal saya pikir begitu,” ujar dia dalam diskuis mengenai IPK Indonesia 2020 secara daring, Kamis, 28 Januari 2021.

Dia mengatakan faktor pertama adalah kontroversi revisi Undang-Undang KPK yang terjadi pada 2019. Dia mengatakan publik kerap mempersepsikan revisi itu akan melemahkan pemberantasan korupsi. Di mengatakan polemik itu tentu mempengaruhi persepsi publik, terlepas dari data mengenai upaya yang sudah dilakukan dan jumlah uang yang sudah dikembalikan setelah revisi aturan.

“Saya sudah menduga bahwa ini akan menimbulkan persepsi buruk di dunia internasional dan dunia hukum. Sebagai persepsi it’s ok, meskipun kalau bicara soal data apa yang dilakukan dan berapa uang yang diselamatkan pada tahun pertama tentu kita bisa menyimpulkan dengan lebih hati-hati,” ucap dia.

Baca: Prabowo Minta Perda Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar Segera Direvisi

Menurut Mahfud, faktor kedua yang menyebabkan melemahnya persepsi korupsi di Indonesia adalah potongan hukum terhadap koruptor oleh Mahkamah Agung. Dia mengatakan pada 2020 MA kerap memotong hukuman koruptor. Menurut dia, tindakan itu juga mempengaruhi persepsi publik terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Yang selalu menyebabkan saya berpikir persepsi tentang korupsi tidak akan baik, karena justru di tahun 2020 marak sekali korting hukuman oleh Mahkamah Agung,” ujar dia.

Mahfud Md mengatakan pemerintah akan menggunakan hasil kajian mengenai IPK dari Transparancy International Indonesia untuk memperbaiki kondisi ke depannya. Adapun hasil kajian TII menunjukkan skor IPK Indonesia menurun 3 poin, dari 40 pada 2019 menjadi 37 pada 2020. Skor itu menempatkan Indonesia pada posisi 102 dari 180 negara.

Baca: Kemhan Jelaskan Alasan Logo Kementerian Terpasang di Kapal J7 Explorer Milik Haji Isam

Sumber: tempo.co



Terkait
Syahrul Aidi Maazat Kecam Penghadangan UAS di Kutai Barat, Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama
Syahrul Aidi Maazat Kecam Penghadangan UAS di Kutai Barat, Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama
Pemerintah Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Pelatihan
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Keca
Penyandang Disabilitas dan Lansia Segera dapat MBG, Tah
Lainnya
Revaldo Kembali Tersandung Kasus Narkoba, Polisi Ungkap Sabu Rp650 Ribu dan Kejar Pemasok
Revaldo Kembali Tersandung Kasus Narkoba, Polisi Ungkap Sabu Rp650 Ribu dan Kejar Pemasok
Lewat Adu Penalti, Manchester City Juara Piala Liga Ing
Bapenda Pekanbaru akan Sanksi Pengusaha yang Menolak Di
Langgar Aturan, Panwaslu Kecamatan Tampan Tertibkan Pul
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad