Ini Pesan Mahfud MD Beri untuk Debat Capres Perdana Nanti

Islami
Rabu, 9 Januari 2019 19:49:12
Mahfud MD

KANALSUMATERA.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, memiliki sejumlah saran dalam pelaksanaan debat capres-cawapres perdana pada tanggal 17 Januari besok. Begini sarannya.

"Kalau kepada yang mau berdebat ya harus apa namanya menyiapkan semua jawaban, kan gitu," ujar Mahfud usai acara Sarasehan Kebangsaan di Balai Raos Yogyakarta seperti dikutip dari detikcom, Rabu (9/1/2019).

"Kalau kepada moderatornya (debat capres-cawapres) supaya menyiapkan pertanyaan yang bagus, kan gitu," lanjut Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tersebut.

Selanjutnya, Mahfud menyarankan masyarakat untuk menyimak paparan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Supaya masyarakat bisa menilai kedua pasangan calon.

Baca: Prabowo Tiba di Kalbar, Langsung Pimpin Penanganan Karhutla

"Kepada masyarakat supaya menyimak apa yang akan disampaikan, dan menilai kelayakannya untuk sebuah jabatan yang bernama jabatan kepresidenan. Itu saja," jelasnya.

Saat ditanya lebih jauh kasus hukum apa yang harus dibahas di debat capres-cawapres perdana, Mahfud enggan menjawab. "Saya mau makan dulu," jawabnya lalu meninggalkan awak media.

Diketahui KPU RI akan menggelar debat capres-cawapres perdana pada tanggal 17 Januari besok. Debat yang akan digelar di Hotel Bidakara Jakarta ini mengambil tema 'Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme'. iin



Terkait
DPR Tetapkan Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI Periode 2026-2031
DPR Tetapkan Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI Periode 2026-2031
Monica Subastia Resmi Pimpin Nasyiatul Aisyiyah Periode
Defisit APBN 2027 Berpotensi Melebar, Beban Program Bar
Stok Beras Aman, Firman Soebagyo Ingatkan Potensi Anoma
Lainnya
Pemerintah Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Pelatihan Diubah Usai Lima Peserta Meninggal
Pemerintah Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Pelatihan Diubah Usai Lima Peserta Meninggal
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Bengkalis Semarakkan Hari
6 Cluster Bursa Inovasi Desa Kabupaten Kampar Digelar d
Ibu dan Anak di Aceh Terpidana Korupsi Damkar Dijeblosk
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittihadul Muballighin Perkuat Kompetensi Pendakwah
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittihadul Muballighin Perkuat Kompetensi Pendakwah
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Bimtek SPMI, Perkuat Komit
Wabup Misharti Edukasi Pelajar SMP V Tambang tentang Ba
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik