Karhutla, KLHK Meminta Warga tak Tanam Sawit

Alwira Fanzary
Senin, 4 Maret 2019 19:07:04
Lahan yang terbakar (ilustrasi)

KANALSUMATERA.com - Terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di Provinsi Riau dan Kalimantan, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Raffles Botestes Panjaitan mendorong masyarakat untuk beralih menanam tanaman alternatif yang memiliki daya jual seperti sawit.

Menurutnya, pembukaan lahan tanaman sawit menimbulkan struktur tanah menjadi kering dan kerap menyulut kebakaran. Dia juga menyebut KLHK bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan melakukan pendampingan kepada masyarakat yang hendak melakukan pembukaan lahan.

“Yang perlu dicatat, sejak era Menteri Siti Nurbaya, tidak ada satupun izin pembukaan lahan sawit yang diberi. Tetapi, kami justru ingin memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menanam tanaman jenis lain,” katanya saat dihubungi Republika, Senin (4/3).

Beberapa rekomendasi jenis tanaman yang dapat ditanam warga oleh KLHK antara lain karet, sagu, aren, hingga jelatung. Hal itu, kata dia, juga disesuaikan dengan lokasi lahan yang dimiliki masyarakat. Dia menjelaskan, ke depan, pemerintah akan fokus mengubah pola pikir masyarakat terkait penanaman jenis tanaman alternatif.

Sementara itu terkait titik api di wilayah Riau, Raffles mengklaim bahwa dari 10 titik api yang ada, KLHK bersama BNPB telah berhasil meredam beberapa titik kobaran api. Menurutnya, hingga kini kondisi persebaran titik api mulai dapat terpantau dan cenderung dapat dijinakkan dengan baik.

Baca: Jelang Masuki Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjalan Optimal

“Sekarang yang tersisa hanya tinggal dua titik, yang masih agak besar ada di wilayah Meranti. Tadi saya baru cek dengan helikopter, jadi ini info terbaru yang akurat,” kata dia.

Kendati demikian, status siaga karhutla di Riau masih diberlakukan. Sebab, kata dia, status siaga yang berlaku merupakan salah satu bentuk antisipasi dan kesiagaan petugas di lapangan. Berdasarkan aturan BNPB, status siaga karhutla menjadikan petugas dapat mengendalikan sejumlah alat-alat kesiapsiagaan seperti helikopter dan bumbu bom air.

Status serupa juga masih berlangsung di Kalimantan. Dia mengakui, meski titik api belum mereda seperti yang ada di Riau, dengan adanya status siaga KLHK bersama BNPB terus memantau titik-titik kobaran api agar tidak meluas.

“Memang di sana (Kalimantan) belum padam betul, tapi kami pastikan itu titik apinya tidak melebar,” katanya. Kso

Terkait
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Depan Harus Jadi Prioritas
Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Depan Harus Jadi Prioritas
Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Berbasis Link
Walau sudah Didukung Rudal MICA, Pemerintah Batal Beli
Tol Trans Sumatera Belum Selesai, Bapak ini Munculkan W
Lainnya
Semangat HUT RI ke 79, DPD LPM Pekanbaru Akan Gelar Berbagai Perlombaan
Semangat HUT RI ke 79, DPD LPM Pekanbaru Akan Gelar Berbagai Perlombaan
Lepas 44 PMI ke Korsel, BP2MI: Taati Aturan dan Jangan
Teken Perpres, Jokowi Hidupkan Lagi Jabatan Wakil Pangl
Kawasan Wisata Embung Air Bandar Raya Dibuka, Sekko: Ma
Daerah
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Seleksi Komisaris PT. SPR Diperpanjang, ini Catatan Ang
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu M
Nasional
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawa
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini