Kasus Penyiraman Novel Baswedan, antara Dugaan Laporan Palsu dan Rekayasa

Mawardi Tombang
Senin, 18 November 2019 09:28:45
Aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Yogya

KANALSUMATERA.com - Politikus PDI Perjuangan Dewi Tanjung resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Minggu (17/11/2019). Ia dilaporkan atas tuduhan membuat laporan palsu karena melaporkan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya, 6 November lalu. Pelapor adalah Yasri Yudha Yahya, tetangga Novel yang melihat Novel secara langsung pascakejadian penyiraman air keras pada 11 April 2017 silam. Laporan sendiri telah diterima polisi dengan nomor laporan LP/7408/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum. Anggota tim advokasi Novel, Saleh Alghifari menilai, laporan yang dibuat Dewi sebagai sebuah tindakan yang tidak masuk akal.

"Semua orang tahu (penyerangan terhadap Novel) itu adalah fakta, (tapi) kemudian di-spin dengan laporan Dewi ini yang dibilang hoax," Ghifar kepada Kompas.com, Minggu.Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras Menurut dia, apa yang telah dilakukan Dewi bukanlah sebuah laporan biasa, melainkan telah berujung tindak pidana. Alih-alih Novel bisa mendapatkan kejelasan kasus yang menimpanya dua tahun silam, ia justru kembali menjadi korban atas dugaan laporan palsu yang dibuat Dewi.

"Itu sudah pidana bikin laporan palsu," tegasnya. Prihatin Setelah peristiwa penyiraman yang menimpa Novel, Yudha adalah orang yang melaporkan kejadian itu ke Polda Metro Jaya pada 2017 lalu. Ia tidak terima saat Dewi menyebut kasus yang menimpa tetangganya itu sebagai sebuah tindakan rekayasa. Pasalnya, sesaat setelah peristiwa itu terjadi, ia mendengar teriakan Novel. Yudha pun langsung memberikan pertolongan pertama dengan menyiram wajah Novel dengan air di tempat wudhu masjid dekat kompleks kediaman mereka. Tak sampai di sana, ia juga yang membawa Novel ke Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading, Jakarta Utara, untuk segera mendapatkan pertolongan.

"Saya harus melaporkan ini karena pada saat itu, kejadiannya, saya orang pertama yang membawa korban atau Novel Baswedan, dan yang mengetahui persis bagaimana mukanya,.
Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa... Saat membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, kemarin, ia tak datang sendiri. Melainkan didampingi oleh sejumlah anggota tim advokasi Novel. Ia mengaku heran. Pasalnya, masih ada saja sejumlah pihak yang beranggapan bahwa kasus ini hanyalah rekayasa semata.

Baca: Ancam Gembok Dapur MBG Nasional, Mitra Ultimatum BGN Selesaikan Persoalan Sebelum 17 Agustus

"Saya orang yang mengetahui secara jelas, matanya itu tidak ada bola hitam, semuanya putih. Coba Anda bayangkan, semuanya putih, kira-kira orang mau enggak merekayasa kejadian untuk merusak matanya sendiri?" kata Yudha. "Yang sampai dengan saat ini Anda lihat bahwa Novel sudah cacat seumur hidup, coba, kira-kira wajar enggak kalau dia dibilang merekayasa kejadian itu," imbuh dia. Segera diselesaikan Hingga kini, belum ada kejelasan status penanganan kasus Novel oleh aparat kepolisian. Pelaku penyerangan pun masih dapat berkeliaran menghirup udara bebas. Sebagai masyarakat biasa, kata Ghifar, Novel juga berhak mendapatkan keadilan. Di lain pihak sebagai sesama aparat penegak hukum, ia juga berhak mendapatkan bantuan pengobatan dari negara. Ghifar pun menyesalkan, ada pihak yang justru tidak mendukung upaya penegakkan hukum yang sedang berjalan dan justru membuat Novel seakan kembali menjadi korban.

"Sekarang jangankan untuk mendapatkan pelakunya diungkap, justru disalahkan lagi dengan laporannya dia. Re-victimisasi lagi menuru kita (dengan) menjadikan Novel ini korban lagi, Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu Dalam pembuatan laporan kemarin, anggota tim advokasi Novel lainnya, Muhammad Andi Rizaldi menyatakan, ada sejumlah bukti yang diserahkan berupa pernyataan pejabat kepolisian. "Kami sudah memiliki bukti yang cukup dan kuat, banyak pernyataan dari Kapolri maupun juga dari Kapolda Metro Jaya dan yang paling penting adalah pernah ada pernyataan dari Presiden di Jakarta Eye Center yang menyatakan bahwa mata Novel itu terkena cairan berupa asam," Andi. Sementara, Yudha berharap, agar aparat kepolisian segera menuntaskan kasus yang sudah berjalan terlalu lama dan berlarut-larut ini. "Mudah-mudahan proses pengungkapan terhadap penyiraman saudara Novel Baswedan bisa terungkap secepatnya," pungkasnya.

Terkait
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief Dorong Solusi dari Kemenhan dan KKP RI
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief Dorong Solusi dari Kemenhan dan KKP RI
Pemerintah Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Pelatihan
Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerinta
Guru Besar IPB Desak Dapur MBG Lebih Banyak Dikelola UM
Lainnya
UPDATE: Kyai Mursyid Puncaki Suara Sementara Untuk DPD RI Dapil Riau
UPDATE: Kyai Mursyid Puncaki Suara Sementara Untuk DPD RI Dapil Riau
BINCANG KHUSUS | Presiden IMA Chapter Pekanbaru, Peng S
Hitungan Jam, 3 Pelaku Judi Online Ditangkap Sat Reskri
RAPP: Kita Berkomitmen Selesaikan Persoalan Tunggakan P
Daerah
Belum Gelar RAT, Ratusan Koperasi di Pekanbaru Terancam Dibubarkan
Belum Gelar RAT, Ratusan Koperasi di Pekanbaru Terancam Dibubarkan
Wako Agung Tegaskan PKL Dilarang Bangun Lapak di Trotoa
Ribuan Warga Padati Taman Kota, Bupati Kampar Nobar Fin
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Hukum
Bongkar Mafia BBM Subsidi di Rohil, Polda Riau Tangkap 3 Tersangka dan Sita Dua Truk Tangki
Bongkar Mafia BBM Subsidi di Rohil, Polda Riau Tangkap 3 Tersangka dan Sita Dua Truk Tangki
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Roh
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Lap
Olahraga
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diik
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kip
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt