Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Satgas Sebut Ada Keterlambatan Data yang Masuk

Mawardi Tombang
Senin, 18 Januari 2021 05:35:52

KANALSUMATERA.com - Jakarta- Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 memberi penjelasan terkait melonjaknya angka kasus harian positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Satgas mengatakan kenaikan terjadi karena adanya keterlambatan data masuk.

"Beberapa saat belakangan ini terjadi pemasukan data dari daerah yang terlambat karena sistem data terintegrasi yang belum dapat berjalan sempurna," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Wiku mengatakan data yang masuk, setelah verifikasi dilakukan oleh Kemenkes, maka data tersebut diumumkan oleh Satgas atas data yang berasal dari Kementerian Kesehatan. Meski begitu, Wiku tak menampik hal ini menunjukkan tingkat penularan Covid-19 yang masih tinggi.

Baca: Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Husein Sastranegara

"Itu juga merupakan refleksi dari tingkat penularan yang masih tinggi. Semoga dengan PPKM dapat menurunkan penularan yang ada," tutur Wiku.

Lonjakan angka kasus harian positif Covid-19 bukan main-main. Rekor penambahan kasus terbanyak awalnya terjadi pada 13 Januari dengan 11.278 kasus. Esoknya rekor kembali pecah dengan 11.557 kasus.

Baca: Hendry Munief Dorong Hilirisasi Kopi, Nilai Tambah Harus Naik: Petani dan Pengusaha harus Untung

Baca: Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Disesuaikan, Panglima Tindak Lanjuti

Sumber: tempo.co



Terkait
Hendry Munief Perjuangkan Kepulauan Meranti Masuk dalam RUU Daerah Kepulauan
Hendry Munief Perjuangkan Kepulauan Meranti Masuk dalam RUU Daerah Kepulauan
Kemenag Uji Coba Sistem Gaji Terintegrasi, Update Data
Anggota DPR Hendry Munief Minta Pemerintah Tangkap Pelu
Penyandang Disabilitas dan Lansia Segera dapat MBG, Tah
Lainnya
Sensus Ekonomi 2026 Masih Berlangsung, BPS Minta Warga Tak Menolak Petugas
Sensus Ekonomi 2026 Masih Berlangsung, BPS Minta Warga Tak Menolak Petugas
DPP Kota Pekanbaru Sudah Terima Ajukan Lokasi Pasar Ram
Cegah Penyebaran Hoax, Mabes Polri Mulai Patroli Siber
Jokowi Diminta Oleh Koalisi Masyarakat Sipil Antikorups
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung