Bahlil Tanggapi Pujian Prabowo, Pilih Buktikan Kinerja Lewat Kerja Nyata

Kanama Amar
Sabtu, 8 Agustus 2026 15:57:32

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons pujian Presiden Prabowo Subianto terhadap kinerjanya dengan sikap rendah hati. Bahlil menilai penilaian terhadap menteri merupakan kewenangan Presiden sehingga dirinya tidak ingin berlebihan menanggapi skor yang diberikan. Jumat (07/08/2026).

Bahlil menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri peluncuran dan bedah buku 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia di Jakarta Pusat.

"Ya, terkait dengan skor, itu mungkin mempunyai kewenangan prerogatif untuk menilai semua anggota kabinetnya adalah Bapak Presiden. Jadi, saya tidak boleh menyampaikan apa pun dari apa yang diberikan. Saya pikir nilai berapapun itulah hak Bapak Presiden. Saya menerima sebagai orang yang dinilai," ungkapnya.

Baca: Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah Diminta Siaga Lindungi Warga

Menurut Bahlil, perjalanan hidupnya tidak selalu berjalan mulus. Ia mengaku pernah diremehkan oleh sejumlah pihak. Namun, kondisi tersebut justru menjadi dorongan untuk membuktikan kemampuan melalui kerja dan capaian nyata.

“Kita harus menjawabnya dengan kerja tanpa menyerah untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Baca: Hendry Munief Dorong Hilirisasi Kopi, Nilai Tambah Harus Naik: Petani dan Pengusaha harus Untung

Bahlil Luncurkan 10 Buku

Dalam kegiatan tersebut, Bahlil juga meluncurkan 10 buku yang mengulas perjalanan hidup, pengalaman, serta kiprahnya dalam pemerintahan.

Ia menjelaskan, buku-buku tersebut merupakan hasil kolaborasi yang merekam perjalanan kariernya sejak menjabat di Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) hingga dipercaya memimpin Kementerian ESDM.

Baca: DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan

Bahlil berharap kisah dan pengalaman yang dituangkan dalam buku tersebut dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia juga menilai latar belakang pendidikan seseorang bukan menjadi satu-satunya ukuran untuk menentukan kualitas maupun keberhasilan seseorang.

Baca: Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Riau Jadi Wilayah dengan Kasus Terbanyak

“Bagi saya, kampus itu tidak menjamin kualitas seseorang. Yang menjamin kualitas seseorang adalah orang itu sendiri. Jadi, karya itu tergantung dari seberapa besar kemampuan orang, individu, untuk melakukan secara sungguh-sungguh dengan sesuatu yang baik, yang dampaknya bagi rakyat bangsa negara,” ujar Bahlil.

Prabowo Beri Nilai 88-89

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Bahlil sebagai Menteri ESDM.

Baca: BGN Perketat Pengawasan Dapur MBG, CCTV Terhubung Pusat dan Cek Kesehatan Wajib

Prabowo menilai Bahlil mampu menjalankan tugas di tengah dinamika geopolitik global yang turut berdampak terhadap harga energi dunia.

Menurut Prabowo, salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah kemampuan pemerintah menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tidak mengalami kenaikan.

Baca: Jawa Tengah Berpeluang Raup Insentif Fiskal Usai Dijajaki Jadi Mitra Strategis IKN

“Karena Menteri ESDM dan Pertamina bagus dalam mengelola energi kita, kita bisa menjaga BBM yang disubsidi tetap kita tidak naikkan. Meski banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih asik, masih tenang,” ujar Prabowo.

Presiden kemudian meminta Bahlil terus melanjutkan pengabdian dan memperbaiki kinerjanya selama pemerintahan masih berjalan.

"Teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya. Ambil manfaat dari apa yang sudah kaupelajari. Saya terus menilai pekerjaan dia dan saya menilai sampai sekarang dia harus saya kasih rapor memuaskan," ujar dia.

Baca: Putusan MK Dinilai Belum Jawab Nasib Guru Honorer, PPPK Paruh Waktu Masih Menanti Kepastian Gaji

Prabowo bahkan menyebut nilai kinerja Bahlil berada pada kisaran 88-89 jika penilaian tersebut dikonversikan ke angka.

Meski demikian, Prabowo mengingatkan bahwa pemerintahan saat ini belum memasuki akhir masa jabatan. Karena itu, masih tersedia waktu untuk melakukan perbaikan terhadap berbagai aspek kinerja pemerintah.

Baca: DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Sepelekan ASN, Reformasi Birokrasi Harus Berbasis Kinerja

“Jadi masih ada waktu untuk memperbaiki, untuk yang lain-lain masih ada waktu memperbaiki nilai,” ucapnya. (SM)



Terkait
Ancam Gembok Dapur MBG Nasional, Mitra Ultimatum BGN Selesaikan Persoalan Sebelum 17 Agustus
Ancam Gembok Dapur MBG Nasional, Mitra Ultimatum BGN Selesaikan Persoalan Sebelum 17 Agustus
Hendry Munief Paparkan Urgensi Regulasi Khusus untuk Da
Kolaborasi Film Nasional Kian Menguat, Hendry Munief Do
Hendry Munief Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Ev
Lainnya
Respons Cepat PT Arara Abadi: Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak Banjir Sumatera Utara
Respons Cepat PT Arara Abadi: Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak Banjir Sumatera Utara
Yuyun Hidayat: Jalan Teropong Akan Kita Usulkan Jadi Ja
Rotasi Perwira Tinggi TNI, Komandan Paspampres Diganti
Pemprov Bengkulu Target Perhutanan Sosial 108.802 Hekta
Kriminal
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
Lintas Angkatan Bersatu, Reuni IKA SMPN 10/09 Harapan R
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk P