Kejagung Bentuk Tim Kejar Aset Tersangka Asabri ke Luar Negeri

Mawardi Tombang
Rabu, 3 Februari 2021 10:26:15

KANALSUMATERA.com - Jakarta-Kejaksaan Agung bakal membentuk tim untuk memburu aset milik delapan tersangka kasus dugaan korupsi PT Asabri yang berada di luar Indonesia.


"Jadi kami harapkan yang di luar negeri ini ada progres. Makanya tadi kami sudah dorong tim mungkin besok sudah ada pengajuan untuk pembentukan tim yang khusus ke luar negeri," kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah saat dikonfirmasi pada Selasa, 2 Februari 2021.

Adapun untuk aset yang berada di dalam negeri, kata Febrie, penyidik telah melakukan pelacakan. Kendati demikian, sejauh ini belum ada aset milik tersangka yang disegel oleh penyidik.

"Belum (ada aset yang disegel), masih jaga-jaga lah, kepentingan penyidik kan di lapangan. Pelacakannya masih jalan," ucap Febrie.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md menyatakan Kejaksaan Agung bakal menyita sejumlah aset milik tersangka kasus Asabri dalam waktu dekat. Ia mengatakan, aset tersangka yang bakal disita tersebar di sejumlah daerah, bahkan hingga di luar negeri.

Baca: Operasi Patuh 2026 Resmi Dimulai, Ini 11 Pelanggaran yang Diincar Polisi hingga 8 November

Dalam perkara ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan delapan orang tersangka. Mereka adalah mantan Direktur Utama PT Asabri Mayor Jenderal (Purnawirawan) Adam R. Damiri, Letnan Jenderal (Purnawirawan) Sonny Widjaja, Heru Hidayat, Benny Tjokrosaputro.

Selain itu juga Kepala Divisi Investasi Asabri periode Juli 2012 hingga Januari 2017 Ilham W. Siregar, Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, Kepala Divisi Keuangan dan Investasi Asabri periode 2012 hingga Mei 2015 Bachtiar Effendi dan Direktur Investasi dan Keuangan Asabri periode 2013-2019, Hari Setiono.

Penyidik Kejaksaan Agung pun menaksir nilai kerugian negara akibat perbuatan delapan tersangka dalam kasus korupsi Asabri mencapai lebih dari Rp 23 triliun.

Baca: Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara yang Terdampak Debu Vulkanik Anak Krakatau

Sumber: tempo.co



Terkait
Terungkap Modus Jual Beli Titik Dapur MBG, BGN Libatkan Kejaksaan Usut Dugaan Oknum Internal
Terungkap Modus Jual Beli Titik Dapur MBG, BGN Libatkan Kejaksaan Usut Dugaan Oknum Internal
Zulhas Bantah Isu Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun,
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
KH Cholil Nafis Gantikan Prof Hasanudin sebagai Ketua B
Lainnya
Dinkes Riau Beri Penghargaan Terbaik I Untuk RSUD Bangkinang
Dinkes Riau Beri Penghargaan Terbaik I Untuk RSUD Bangkinang
Gelar Forum Perangkat Daerah, Ini Pernyataan Kadis PUPR
Wali Kota Pekanbaru Larang Resepsi Pernikahan Usai Leba
Cinta tak Direstui Orang Tua Kekasih, Pemuda di Tapung
Pendidikan
Pemkot Pekanbaru Bebaskan 59 Ijazah Siswa, Tahap 2 Segera Berjalan
Pemkot Pekanbaru Bebaskan 59 Ijazah Siswa, Tahap 2 Segera Berjalan
Perkuat Kualitas Pendidikan, UPT SDN 014 Batu Belah Gel
Syahrul Aidi Dorong Riset Kampus Jadi Acuan Utama Dasar
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
Desakan Indonesia Keluar dari BoP Dinilai Perlu Dicermati, Ini Alasannya
Desakan Indonesia Keluar dari BoP Dinilai Perlu Dicermati, Ini Alasannya
Bawaslu Ingatkan Larangan Libatkan Anak dalam Kampanye
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarka
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hukum
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Dedi Congor Jadi Tersangka KPK dan Polri, Ini Kasusnya
Empat Polisi di Batam Diamankan Terkait Etomidate, Kapo
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I