Kemenpan RB Sebut Pimpinan Daerah Perlu Komitmen Merespons Aduan Masyarakat

Mawardi Tombang
Rabu, 20 November 2019 10:35:11
Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa tengah memaparkaan

KANALSUMATERA.com - Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa menyatakan perlu adanya komitmen kepala daerah dalam merespons kritik masyarakat yang dituangkan melalui sistem pengaduan. Pengaduan tersebut baik dilakukan melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) berbasis online dengan aplikasi LAPOR! maupun sistem pengaduan milik daerah. Diah mengatakan, dalam penguatan sistem pengaduan, komitmen pimpinan daerah dalam merespons aduan sangat menentukan. Sebab, menurut dia, mayoritas daerah juga sudah memiliki sistem pengaduan tersendiri. "Justru yang selalu kami tekankan dari temuan, dengan adanya kritik dan saran maka ini adalah ruang yang sangat baik terutama bagi pimpinan daerah," ujar Diah di Kantor Kemenpan RB, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

"Terutama dalam memberikan respon apa yang harus ditindaklanjuti. Inilah salah satu penyebab lambatnya pengguna aplikasi LAPOR!, Kemenpan RB Buka 140 Formasi di CPNS 2019, Berikut Perinciannya Namun, yang perlu dicermati adalah bagaimana integrasi laporan dengan sistem yang sudah ada. Sekalipun pada kenyatannya banyak yang menganggap sistem yang sudah dimiliki daerah lebih baik dari LAPOR!. Dalam upaya penguatan LAPOR!, Kemenpan RB memerlukan respons pimpinan daerah supaya aspirasi masyarakat didengarkan dan langsung ditindaklanjuti. Diah mengatakan, sebagian daerah sempat khawatir dengan adanya LAPOR! karena secara tidak langsung dianggap dapat membuka aib sebuah institusi. Namun demikian, Kemenpan RB terus melakukan koordinasi seiring dengan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola LAPOR! Dengan demikian, apa yang sudah diadukan segera mendapat respons cepat.

"Sehingga keterhubungan semakin tinggi, kami juga tetap meLakukan bimbingan dan pendampingan supaya admin benar-benar bisa menindaklanjuti,. Sebelumnya, survei Polling Center menyatakan bahwa 72 persen pengguna LAPOR! puas dengan aplikasi itu. Adapun margin of error survei sebesar 2,97 persen. Hasil survei ini dikelompokan dalam dua temuan utama, yakni tingkat kepuasan pengguna terhadap SP4N-LAPOR! dan pengaruh perubahan operasional SP4N LAPOR! terhadap kepuasaan pengguna dan administrator. Survei ini menggunakan metode kuantitatif melalui telepon yang mencakup periode Januari 2018 hingga Februari 2019.



Terkait
Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen dan Jaminan Sosial Diatur
Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen dan Jaminan Sosial Diatur
Puan Buka Suara soal Wacana Penggabungan BMKG dan Badan
Prabowo Tiba di Kalbar, Langsung Pimpin Penanganan Karh
Anggaran MBG Dipisah, Komisi X DPR Dorong Kesejahteraan
Lainnya
Sosok Bang bir, Content Creator Muda yang Sukses Berkarir di Dunia Digital
Sosok Bang bir, Content Creator Muda yang Sukses Berkarir di Dunia Digital
KPK Dakwa Eks Pejabat Kemenkes Rugikan Negara Rp 14 Mil
Jadi Khatib di Rumbio, Ansar Sampaikan Bahaya Narkoba
Jelang Pelaksanaan Pilkades Serentak, Syahrul Aidi: Jan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Kriminal
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Wisuda Umri ke-31 Tahun 2026, 1.351 Lulusan Dikukuhkan, Rika Gunawan Raih IPK 3,97
Wisuda Umri ke-31 Tahun 2026, 1.351 Lulusan Dikukuhkan, Rika Gunawan Raih IPK 3,97
Kursus Kepramukaan Pekanbaru 2026 Resmi Ditutup, Irwan
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittih
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan